Cinta mendorong orang yang penakut menjadi berani, orang kikir menjadi dermawan, memfasihkan lidah orang yang gagap, membangkitkan semangat orang yang lemah, dan menjadikan mudah hal-hal yang sulit. Hanya orang-orang yang pernah merasakannya saja yang merasakan betapa cinta itu seperti candu, nikmat, dan memabukkan. Hanya orang-orang yang mengalaminya-lah yang tahu betapa penderitaan karena cinta itu pahit bagai empedu dan pedih bagai disayat sembilu. Cinta mendatangkan kebahagiaan yang menyelimuti jiwa dan kesenangan yang bersemayam dalam hati. Cinta menjadikan segalanya menjadi ringan dan mudah. Maka bila kita ingin mengerjakan sesuatu dengan ringan dan mudah, kita harus mencintai pekerjaan itu, atau kita buat bagaimana agar kita bisa mencitai pekerjaan tersebut.
Cinta kepada Alloh akan membuat kita dengan ringan dan mudah, bahkan merasakan kenikmatan dalam menjalankan ibadah kepada-Nya. Nabi SAW besabda:
ذَاقَ طَعْمَ الْإِيمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا ( اخرجه مسلم )
“ Orang-orang yang ridho Alloh sebagai Robb, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad sebagai utusan Alloh, dialah orang yang merasakan nikmatnya iman. (HR. Muslim)
Cinta kepada profesinya akan membuat seorang guru melaksanakan tugas-tugas mengajarnya dengan ringan bahkan mendatangkan kebahagiaan tersendiri dalam melakukannya. Dan cinta kepada ilmu, akan membuat seorang siswa selalu semangat belajar, baik ketika diajar di dalam kelas atau belajar sendiri serta selalu bersemangat untuk mempelajari berbagai macam ilmu, baik 'ulumuddunya, terlebih ulumuddin…
Mengajar Dengan Cinta
Mengajar dengan cinta berarti melaksanakan tugas-tugas kepengajaran dengan perasaan senang dan cinta. Menyiapkan materi pembelajaran dengan terlebih dahulu mencintai dan menyenangi materi yang akan diajarkan, menyampaikannya kepada siswa dengan cinta, juga mengoreksi pekerjaan siswa dengan hati ringan dan senang. Mencintai profesi mengajar bahkan bisa menjadikan kegiatan pembelajaran dan mengoreksi tugas siswa sebagai hiburan dan sarana aktualisasi diri. Walhasil, mengajar akan bernilai ibadah bila diniatkan untuk mencari ridho dan pahala dari Alloh l.
Mengajar dengan cinta juga termasuk di dalamnya mencintai siswa-siswa yang diajar dan memandang “positif” pada mereka. Setiap siswa, seperti halnya setiap anak dalam sebuah keluarga adalah unik dan istimewa. Semua orang tua akan melihat keistimewaan masing-masing anak yang berbeda antara yang satu dengan yang lain. Semua unik semua istimewa. Orang Jawa bilang, “Wingko katon kencono”. Seperti apapun kondisi anak, orang tua akan melihatnya seperti kencana, dan tetap akan melimpahinya dengan kasih sayang dan cinta. Demikianlah harusnya seorang guru memandang siswa-siwanya. Siswa “menangkap” pandangan guru lebih cepat dan akurat daripada mereka “menangkap” apapun yang diajarkan. Guru yang memandang siswa-siswanya akan mampu memahami pelajaran yang akan ia ajarkan dan membuat siswa bersemangat untuk mengeluarkan segala kemampuannya untuk memahami pelajaran seperti apa yang diharapkan gurunya. Guru yang mencintai siswa-siswanya, yang cenderung banyak senyum, akrab dengan siswa, dan berbicara dengan cara intelektual dan penuh humor, akan mempercepat pembelajaran siswa. Sama saja apakah siswa yang diajar itu tergolong para siswa dalam grup “kemampuan tinggi”, ataukah para siswa yang tergolong dalam “kemampuan rendah”. Seperti halnya kecintaan orang tua kepada anaknya, kecintaan guru kepada siswa-siswanya juga harus dibarengi dengan peraturan dan kebijakan yang akan menjaga ketertiban dan menuntun tindakan siswa. Seperti, mendengarkan dengan tenang saat orang lain berbicara, tidak terlambat masuk kelas, tidak meninggalkan kelas tanpa keperluan yang penting, dll. Peraturan ini bisa merupakan peraturan dari guru bagi siswa-siswanya, bisa juga merupakan kesepakatan bersama antara guru dan siswa.
Belajar Dengan Cinta
Seperti halnya mengajar dengan cinta, belajar dengan cinta adalah belajar dengan perasaan ringan, senang, cinta, dan bersemangat. Beberapa hal yang membuat siswa bersemangat dalam belajar seperti, fasilitas belajar yang memadai, lingkungan belajar yang tepat dan menyenangkan, cara guru mengajar yang bisa menumbuhkan semangat belajar para siswa, juga cukupnya motivasi yang dimiliki siswa dalam menuntut ilmu. Banyak ayat dan hadist yang memerintahkan tholabul ilmi. Nabi n bersabda :
مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ ( اخرجه البخاري )
“ Barang siapa yang Alloh kehendaki menjadi baik, maka akan dipandaikannya dalam urusan din” (HR. Bukhori)
Dalam hadist yang lain :
مَنْ خَرَجَ فِي طَلَبِ الْعِلْمِ كَانَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ حَتَّى يَرْجِعَ ( رواه الترميذي )
“ Barang siapa keluar dengan tujuan menuntut ilmu, maka ia di jalan Alloh sampai ia kembali.” (HR. Tirmidzi).
Dengan ilmu, kita akan melakukan segala sesuatu dengan benar. Bahkan dengan ilmu kita akan terhindar dari perbuatan dosa, insyaAlloh. Dalam hadist riwayat Muslim disebutkan, bahwa barang siapa yang punya landasan ilmu terlebih dahulu dalam beribadah kepada Alloh dan berusaha melaksanakan kewajiban-kewajibannya, maka tidak imbalan baginya selain jannah.
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ ( اخرجه مسلم )
“ Barang siapa yang berpegang dengan suatu cara dan dia mempunyai ilmu tentangnya, Alloh akan memudahkan baginya jalan ke surga “. (HR. Muslim).
Begitu pentingnya ilmu dalam kehidupan dunia dan kehidupan akhirat, maka seharusnyalah bagi setiap siswa untuk selalu bersemangat dan haus akan ilmu, baik ulumuddin, maupun ulumuddunya. Dengan demikian para siswa akan melakukan pembelajaran dengan rasa cinta dan cukup motivasi, karena sadar akan besarnya kebutuhan mereka terhadap ilmu.
Alloh berfirman dalam surat Al Mujadalah : 11
……يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ…….
“…..Alloh akan mengangkat (derajat) orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat….”.
Daftar Pustaka
1. Al Qur’anul Karim
2. Taman orang-orang Jatuh Cinta, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
3. Quantum Teaching, Bobbi DePorter, Mark Reardon, dan Sarah Singer-Nourie
Quantum Learning, Bobbi DePorter, dan Mike Hernacki
Blog ini terbuka untuk siapa saja, dan semoga blog ini berguna untuk anda. Mohon dukungannya :)
Rabu, 24 Februari 2010
Sabtu, 13 Februari 2010
Kemudi dan Layar Bahtera Jiwa
Jiwamu sering kali adalah medan laga, dimana akal dan penilaianmu menggelar pertempuran dengan nafsu dan kerakusanmu.
Mungkinkah aku yang dapat menjadi juru damai di jiwamu, yang akan mengubah ketidakselarasan dan persaingan dari unsur-unsurmu menjadi kesatuan dan melodi?
Namun, bagaimana aku bisa jika dirimu sendiri tidak menjadi pendamai dan pencinta unsur-unsurmu sendiri?
Akal dan nafsumu adalah kemudi dan layar bahtera jiwamu.
Jika ada kemudi atau layarmu yamg patah, engkau akan terguling dan karam, atau jika tidak, terdiam tak bergerak ditengah samudra.
Akal karena hanya mengatur ia adalah kekuatan penahan, dan nafsu yang tanpa tujuan adalah nyala yang membakar dan mencari kehancurannya sendiri.
Karenanya, biarkan jiwamu mengangkat akalmu menuju ketinggian nafsu sehingga ia dapat bernyanyi.
Biarkan ia mengarah nafsumu dengan akalmu sehingga nafsumu dapat hidup melalui kebangkitan hari, seperti burung phoenix yang bangkit diatas abunya sendiri.
Hendaklah engkau memperlakukan, baik penilaianmu maupun kerakusanmu sebagai tamu-tamu yang engkau cintai dirumahmu sendiri.
Dan, engkau tidak bisa mencintai satu tamumu lebih dari yang lain karena siapapun yang berpihak kepada salah satu akan kehilangan cinta dan kepercayaan keduanya.
diantara bukit-bukit, ketika engkau duduk dibawah pepohonan yang sejuk, memandang ke hamparan tanah dan cakrawala yang jauh penuh keindahan-maka biarlah hatimu berkata dalam sunyi, "Tuhan bersemayam dalam akal."
Ketika badai datang, angin prahara mengguncang belantara, sedangkan kilat dan guntur membahana meneriakkan kekuasaan langit maka biarkan hatimu berkata dalam kekaguman, "Tuhan bergerak dalam nafsu."
Karena engkau adalah embusan dalam angkasa Tuhan dan dedaunan rimba Tuhan, engkau pun harus bersemayam di akal dan bergera dalam nafsu.
Mungkinkah aku yang dapat menjadi juru damai di jiwamu, yang akan mengubah ketidakselarasan dan persaingan dari unsur-unsurmu menjadi kesatuan dan melodi?
Namun, bagaimana aku bisa jika dirimu sendiri tidak menjadi pendamai dan pencinta unsur-unsurmu sendiri?
Akal dan nafsumu adalah kemudi dan layar bahtera jiwamu.
Jika ada kemudi atau layarmu yamg patah, engkau akan terguling dan karam, atau jika tidak, terdiam tak bergerak ditengah samudra.
Akal karena hanya mengatur ia adalah kekuatan penahan, dan nafsu yang tanpa tujuan adalah nyala yang membakar dan mencari kehancurannya sendiri.
Karenanya, biarkan jiwamu mengangkat akalmu menuju ketinggian nafsu sehingga ia dapat bernyanyi.
Biarkan ia mengarah nafsumu dengan akalmu sehingga nafsumu dapat hidup melalui kebangkitan hari, seperti burung phoenix yang bangkit diatas abunya sendiri.
Hendaklah engkau memperlakukan, baik penilaianmu maupun kerakusanmu sebagai tamu-tamu yang engkau cintai dirumahmu sendiri.
Dan, engkau tidak bisa mencintai satu tamumu lebih dari yang lain karena siapapun yang berpihak kepada salah satu akan kehilangan cinta dan kepercayaan keduanya.
diantara bukit-bukit, ketika engkau duduk dibawah pepohonan yang sejuk, memandang ke hamparan tanah dan cakrawala yang jauh penuh keindahan-maka biarlah hatimu berkata dalam sunyi, "Tuhan bersemayam dalam akal."
Ketika badai datang, angin prahara mengguncang belantara, sedangkan kilat dan guntur membahana meneriakkan kekuasaan langit maka biarkan hatimu berkata dalam kekaguman, "Tuhan bergerak dalam nafsu."
Karena engkau adalah embusan dalam angkasa Tuhan dan dedaunan rimba Tuhan, engkau pun harus bersemayam di akal dan bergera dalam nafsu.
Rabu, 10 Februari 2010
wakaf
A. DEFINISI WAQAF
Secara bahasa ” waqaf” adalah akar dari kata ”waqafa”. Yang mana artinya adalah menahan. Sedangkan dalam istilah, ”waqaf” ialah mempertahankan asal dan manfaat sesuatu.
B. HIKMAH DISYARI’ATKAN WAQAF
1. Waqaf dapat mendorong orang yang diberi kelapangan rezeki dan kekayaan oleh Allah untuk menambah ketaatan dan ibadah dengan mewaqafkan harta tertentu yang dimilkinya karena takut hartanya jatuh ke tangan orang yang tidak dapat memeliharanya sehingga anak cucunya menjadi miskin. Dalam rangka menghindari hal-hal seperti ini dan dan dalam rangka mendorong orang untuk terlibat dalam amal sosial, maka disyari’atkanlah waqaf sehingga sehingga pewaqaf memposisikan diri dalam posisi yang diinginkannya.
2. Waqaf merupakan faktor pertama bagi berdirinya masjid, madrasa dan lembaga-lembaga pendidikan serta yayasan-yayasan sosial lainnya dimana sepanjang sejarah masjid itu kebanyakan didirikan di atas tanah yang bersetatus waqaf, bahkan segala kebutuhan masjid seperti karpet,untuk kebersihan,gaji pengurus sejak dahulu hingga sekarang bersandar pada waqaf.
C. JENIS-JENIS WAQAF
Waqof terbagi dua:
1.Waqof khairi, yaitu awalnya diwaqofkan untuk kepentingan sosial sekalipun untuk masa tertentu atau terbatas, setelah setelah itu menjadi waqaf untk orang tertentu lalu menjadi waqaf untk orang lain lagi setelah atau beberapa orang tertentu sesudah itu. Seperti mewaqafkan tanah untuk rumah sakit atau madrasah setelah itu untuk anak-anaknya.
2.waqaf ahli atau dzurri, yaitu waqaf yang pada awalnya untuk diri yang mewaqafkan atau untuk seseorang atau beberapa orang tertentu namun pada akhirnya dijadikan sebagai wakaf untuk kepentingan sosial atau umum. Lebih jelasnya, ia mewaqafkan sesuatu untuk dirinya kemudian untuk anak-anaknya kemudian untuk umum sesudah itu.
D. HARTA YANG DAPAT DI WAQAFKAN
Harta yang diwaqafkan adalah harta atau benda yang ada dan memiliki harga. Itu bisa berupa barang-barang yang tidak bergerak, seperti tanah, atau rumah dan ulama berijmak’ atas kebolehannya, atau barang-barang yang bergerak seperti buku, pakaian, binatang, senjata dan sejenisnya. Dasarnya adalah hadist Rasullallah ’alaihi wa sallam,
”Adapun khalid, ia di zalimi oleh kalian. Sesungguhnya ia tealah menanam (mewaqafkan) baju perangnya dan perlengkapan fi sabilillah”.
Menurut Monzer Khaf, kegiatan waqaf dapat dibagi menjadi 3, yaitu waqaf keagamaan, waqaf philantrophic, dan waqaf family atau keluarga. Waqaf keagamaan biasanya digunakan untuk kegiatan keagamaan seperti masjid. Waqaf philantrophy antara lain digunakan untuk layanan kesehatan, pendidikan, dan sejumlah fasilitas umum lainnya. Sedangkan waqaf keluarga biasanya lebih ditujukan untuk jaminan kelangsunan hidup dan kesejahteraan keluarga yang ditinggalkan. Tetapi kebanyakan waqaf lebih condong kepada waqaf keagamaan sama halnya di Indonesia yang mana waqaf lebih condong untuk membangun sebuah masjid. Salah satu faktornya adalah sebuah hadist yang merujuk dalam kegiatan waqaf. Yang diriwayatkan oleh Tarmizi dan Muslim. Dalam hadist tersebut Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya ”Apabila manusia meninggal dunia, maka berhentilah kesempatannya untuk mendapatkan nilai pahala dari amalannya, kecuali 3 hal, yaitu: sedekah yang mengalirkan pahala terus menerus (waqaf) ilmu yang diajarkan dan bermanfaat bagi orang lain dan anak yang saleh yang mendo’akan kedua orang tuanya”.
Dari hadist inilah ada yang berpendapat bahwa waqaf adalah sedekah yang pahalanya mengalir terus menerus mengalir bagi yang mewaqafkan. Ini berarti benda yang diwaqafkan haruslah tahan lama agar pahala mengalir terus menerus. Karena itulah harta wafqaf harus mempunyai sifat abadi agar waqaf dapat dimanfaatkan terus menerus untuk kepentingan masyarakat.
Waqaf juga dapat dibedakan atas waqaf benda tidak bergerak (’iqar) dan waqaf benda bergerak (manqul). Waqaf benda tidak bergerak seperti bangunan, tanah, dan perkebunan. Sedangkan waqaf benda bergerak seperti buku/kitab, sajadah, kendaraan, dan sebagainya. Salah satu bentuk waqaf benda bergerak adalah uang. Waqaf uang sebenarnya telah berlaku sejak dahulu waalupun begitu waqaf uang masih dalam perdebatan karena alasan sifatnya yang habis terpakai.
Pengembangan waqaf dalam bentuk uang yang dikenal sebagai cash waqaf atau waqaf tunai sudah dipraktekkan sejak abad kedua Hijriah. Waqaf tunai ini mempenyai beberapa keunggulan, antara lain:
1. Waqaf uang jumlahnya bervariasi sehingga seseorang yang memiliki dana terbatas sudah bisa mulai memberikan dana waqafnya tanpa harus menunggu kaya atau menjadi tuan tanah terlebih dahulu.
2. Melalui waqaf uang, aset-aset yang berupa tanah-tanah kosong bisa mulai dimanfaatkan dengan pembangunan gedung atau diolah untuk lahan pertanian.
3. Dana waqaf tunai juga bisa membantu sebagian lembaga-lembaga pendidikan islam yang cash flow-nya kembang kempis dan menggaji civitas akademika ala kadarnya.
4. Pada gilirannya, insya Allah, umat islam dapat lebih mandiri dalam mengembangkan dunia pendidikan tanpa harus terlalu tergantung kepada anggaran pendidikan negara yang memang semakin lama semakin terbatas.
5. Dana waqaf tunai bisa memberdayakan usaha kecil yang masih dominan di negara ini (99,9% pengusaha Indonesia adalah usaha kecil). Dana yang terkumpul dapat disalurkan kepada pengusaha tersebut dan bagi hasilnya digunakan untuk kepentingan sosial.
6. Dana waqaf tunai dapat membantu perkembangan bank-bank syari’ah, khususnya BPR syari’ah. Keunggulan dan waqaf selain bersifat abadi atau jangka panjang, dana waqaf adalah dana terrmurah yang seharusnya menjadi incaran bank-bank syari’ah.
DAFTAR PUSTAKA
Departemen Agama RI. 1989. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Semarang: CV. Toha Putra.
Lajnah ’Ilmiyyah bi Ma’had al-aimmah wa al-khuthaba(Tim keilmuan lembaga imam dan khatib di kota suci makah, Saudi Arabiah),terjemahan Al-fiqhu al-muyassar, WAMY, Jakarta,1998
Sayafe’i, Rahmat. 2001. fiqih Mu’amalah. Bandung: CV. Pustaka Setia
Bakar Jazairi, Abu. . Minhajul Muslim. MadinahMunawwarah
Secara bahasa ” waqaf” adalah akar dari kata ”waqafa”. Yang mana artinya adalah menahan. Sedangkan dalam istilah, ”waqaf” ialah mempertahankan asal dan manfaat sesuatu.
B. HIKMAH DISYARI’ATKAN WAQAF
1. Waqaf dapat mendorong orang yang diberi kelapangan rezeki dan kekayaan oleh Allah untuk menambah ketaatan dan ibadah dengan mewaqafkan harta tertentu yang dimilkinya karena takut hartanya jatuh ke tangan orang yang tidak dapat memeliharanya sehingga anak cucunya menjadi miskin. Dalam rangka menghindari hal-hal seperti ini dan dan dalam rangka mendorong orang untuk terlibat dalam amal sosial, maka disyari’atkanlah waqaf sehingga sehingga pewaqaf memposisikan diri dalam posisi yang diinginkannya.
2. Waqaf merupakan faktor pertama bagi berdirinya masjid, madrasa dan lembaga-lembaga pendidikan serta yayasan-yayasan sosial lainnya dimana sepanjang sejarah masjid itu kebanyakan didirikan di atas tanah yang bersetatus waqaf, bahkan segala kebutuhan masjid seperti karpet,untuk kebersihan,gaji pengurus sejak dahulu hingga sekarang bersandar pada waqaf.
C. JENIS-JENIS WAQAF
Waqof terbagi dua:
1.Waqof khairi, yaitu awalnya diwaqofkan untuk kepentingan sosial sekalipun untuk masa tertentu atau terbatas, setelah setelah itu menjadi waqaf untk orang tertentu lalu menjadi waqaf untk orang lain lagi setelah atau beberapa orang tertentu sesudah itu. Seperti mewaqafkan tanah untuk rumah sakit atau madrasah setelah itu untuk anak-anaknya.
2.waqaf ahli atau dzurri, yaitu waqaf yang pada awalnya untuk diri yang mewaqafkan atau untuk seseorang atau beberapa orang tertentu namun pada akhirnya dijadikan sebagai wakaf untuk kepentingan sosial atau umum. Lebih jelasnya, ia mewaqafkan sesuatu untuk dirinya kemudian untuk anak-anaknya kemudian untuk umum sesudah itu.
D. HARTA YANG DAPAT DI WAQAFKAN
Harta yang diwaqafkan adalah harta atau benda yang ada dan memiliki harga. Itu bisa berupa barang-barang yang tidak bergerak, seperti tanah, atau rumah dan ulama berijmak’ atas kebolehannya, atau barang-barang yang bergerak seperti buku, pakaian, binatang, senjata dan sejenisnya. Dasarnya adalah hadist Rasullallah ’alaihi wa sallam,
”Adapun khalid, ia di zalimi oleh kalian. Sesungguhnya ia tealah menanam (mewaqafkan) baju perangnya dan perlengkapan fi sabilillah”.
Menurut Monzer Khaf, kegiatan waqaf dapat dibagi menjadi 3, yaitu waqaf keagamaan, waqaf philantrophic, dan waqaf family atau keluarga. Waqaf keagamaan biasanya digunakan untuk kegiatan keagamaan seperti masjid. Waqaf philantrophy antara lain digunakan untuk layanan kesehatan, pendidikan, dan sejumlah fasilitas umum lainnya. Sedangkan waqaf keluarga biasanya lebih ditujukan untuk jaminan kelangsunan hidup dan kesejahteraan keluarga yang ditinggalkan. Tetapi kebanyakan waqaf lebih condong kepada waqaf keagamaan sama halnya di Indonesia yang mana waqaf lebih condong untuk membangun sebuah masjid. Salah satu faktornya adalah sebuah hadist yang merujuk dalam kegiatan waqaf. Yang diriwayatkan oleh Tarmizi dan Muslim. Dalam hadist tersebut Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya ”Apabila manusia meninggal dunia, maka berhentilah kesempatannya untuk mendapatkan nilai pahala dari amalannya, kecuali 3 hal, yaitu: sedekah yang mengalirkan pahala terus menerus (waqaf) ilmu yang diajarkan dan bermanfaat bagi orang lain dan anak yang saleh yang mendo’akan kedua orang tuanya”.
Dari hadist inilah ada yang berpendapat bahwa waqaf adalah sedekah yang pahalanya mengalir terus menerus mengalir bagi yang mewaqafkan. Ini berarti benda yang diwaqafkan haruslah tahan lama agar pahala mengalir terus menerus. Karena itulah harta wafqaf harus mempunyai sifat abadi agar waqaf dapat dimanfaatkan terus menerus untuk kepentingan masyarakat.
Waqaf juga dapat dibedakan atas waqaf benda tidak bergerak (’iqar) dan waqaf benda bergerak (manqul). Waqaf benda tidak bergerak seperti bangunan, tanah, dan perkebunan. Sedangkan waqaf benda bergerak seperti buku/kitab, sajadah, kendaraan, dan sebagainya. Salah satu bentuk waqaf benda bergerak adalah uang. Waqaf uang sebenarnya telah berlaku sejak dahulu waalupun begitu waqaf uang masih dalam perdebatan karena alasan sifatnya yang habis terpakai.
Pengembangan waqaf dalam bentuk uang yang dikenal sebagai cash waqaf atau waqaf tunai sudah dipraktekkan sejak abad kedua Hijriah. Waqaf tunai ini mempenyai beberapa keunggulan, antara lain:
1. Waqaf uang jumlahnya bervariasi sehingga seseorang yang memiliki dana terbatas sudah bisa mulai memberikan dana waqafnya tanpa harus menunggu kaya atau menjadi tuan tanah terlebih dahulu.
2. Melalui waqaf uang, aset-aset yang berupa tanah-tanah kosong bisa mulai dimanfaatkan dengan pembangunan gedung atau diolah untuk lahan pertanian.
3. Dana waqaf tunai juga bisa membantu sebagian lembaga-lembaga pendidikan islam yang cash flow-nya kembang kempis dan menggaji civitas akademika ala kadarnya.
4. Pada gilirannya, insya Allah, umat islam dapat lebih mandiri dalam mengembangkan dunia pendidikan tanpa harus terlalu tergantung kepada anggaran pendidikan negara yang memang semakin lama semakin terbatas.
5. Dana waqaf tunai bisa memberdayakan usaha kecil yang masih dominan di negara ini (99,9% pengusaha Indonesia adalah usaha kecil). Dana yang terkumpul dapat disalurkan kepada pengusaha tersebut dan bagi hasilnya digunakan untuk kepentingan sosial.
6. Dana waqaf tunai dapat membantu perkembangan bank-bank syari’ah, khususnya BPR syari’ah. Keunggulan dan waqaf selain bersifat abadi atau jangka panjang, dana waqaf adalah dana terrmurah yang seharusnya menjadi incaran bank-bank syari’ah.
DAFTAR PUSTAKA
Departemen Agama RI. 1989. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Semarang: CV. Toha Putra.
Lajnah ’Ilmiyyah bi Ma’had al-aimmah wa al-khuthaba(Tim keilmuan lembaga imam dan khatib di kota suci makah, Saudi Arabiah),terjemahan Al-fiqhu al-muyassar, WAMY, Jakarta,1998
Sayafe’i, Rahmat. 2001. fiqih Mu’amalah. Bandung: CV. Pustaka Setia
Bakar Jazairi, Abu. . Minhajul Muslim. MadinahMunawwarah
Selasa, 09 Februari 2010
ALI BIN ABI THALIB
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Setelah Ustman Ibn Affan wafat, masyarakat beramai-ramai membai’at Ali Ibn Abi Thalb sebagai khalifah. Ali memerintah selama enam (6) tahun. Selama pemerintahannya, ia menghadapi banyak pergolakan. Tidak ada masa sedikitpun dalam pemerintahannya yang dapat dikatakan stabil. Pada waktu itu banyak golongan yang tidak menyukai Ali. Mereka adalah bintang Bani Hasyim, yang menuntut kursi khalifah, berdasarkan mereka adalah kerabat Rasulullah.
Sebagai diketahui bahwa musuh Ali banyak. Diantaranya ada yang menyembunyikan permusuhan itu, dan ada pula yang menyatakan dengan terang-terangan. Mereka berfikir apabila pemerintahan dipegang oleh Ali, maka akan kembalilah cara-cara memerintah seperti pada masa pemerintahan Umar Ibn Khatab yang keras dan disiplin. Orang-orang yang telah merasakan pemerintahan Ustman yang mudah dan lunak, tentu saja tidak akan mau kembali ke keadaan yang serba teliti, disiplin, dan perhitungan.
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan seperti ini banyak orang-orang yang tidak menyukai Ali.
Diangkatnya Ali menjadi khalifah dapat ditinjau dari berbagai aspek. Bahwa yang tidak menyukai Ali diangkat menjadi khalifah, bukanlah rakyat umum yang terbanyak, tetapi golongan kecil (keluarga Umayyah) yaitu keluarga yang pemuda-pemudanya telah banyak tewas pada peperangan menantang islam. Sekarang mereka tergolong kaum elite, cabang atas. Mereka menantang Ali karena khawatir kekayaan dan kesenangan mereka akan hilan karena keadilan yang akan dijalankan Ali.
Adapun rakyat terbanyak, menanti-nantikan Ali dan menyambutnya dengan tangan terbuka. Dia akan djadikan tempat berlindung, untuk melepaskan diri dari penderitaan yang mereka alami.
Oleh karena itu pembai’atan Ali adalah pembaiatan dari rayat yang terbanyak bersama dengan orang-orang yang menggabungkan diri kepada mereka. Mereka segeralah datang kepada Ali dan membaiat beliau.
B. RUMUSAN MASALAH
• Bagaimana politik yang dijalankan Ali pada masa pemerintahannya?
• Pergolakan apa saja yang terjadi pada masa pemerintahan Ali?
• Bagaimana akhir dari pemerintahan Ali?
BAB II
PEMBAHASAN
A. Politik yang dijalankan Ali Pada Masa Pemerintahannya
Politik yang dijalankan seseorng adalah gambaran pribadi seseorang itu, yang akan mencerminkan dan budi pekerti orang tersebut. Ali mempunyai watak dan pribadi sendiri, suka berterus terang, tegas bertindak, dan tidak takut celaan siapapun dalam menjalankan kebenaran.disebabkan oleh kepribadiannya itu, maka sesudah ia dibaiat untuk menjadi khalifah, maka ia mengeluarkan dua (2) buah ketetapan :
1. Memecat kepala-kepala daerah yang diangkat oleh Ustman. Dia yakin bahwa pemberontakan-pemberontakan yang terjadi karena keteledoran mereka.
Setelah itu Ali mengirimkan kepala daerah baru yang akan mengganti kepala daerah yang diangkat oleh Ustman yang telah dipecatnya tersebut. Ali mengangkat Umar Ibn Hanif sebagai amir Bashrah menggantikan Ibn Amir, Qais dikirim ke Mesir untuk menjadi amir menggantikan Abd. Allah Ibn Abi Syarh dan MU’awiyah Ibn Abi Sufyan yang menolak untuk diganti.
2. Menarik kembali tanah-tanah yang dihadiahkan Ustman kepada penduduk dan famili-famili dan kaum kerabatnya yang dianggap salah oleh Ali, dengan menyerahkan hasil pendapatannya kepada negara, dan memakai kembali sistem distribusi pajak tahunan diantara orang-orang islam sebagaiman yang pernah diterapkan oleh khalifah Umar.
Banyak pendukung-pendukung dan kerabat Ali yang menasehatinya supaya menangguhkan tindakan-tindakan radikal seperti itu., sampai keadaan stabil. Tapi Ali kurang mengindahkan nasehat tersebut. Pertama-tama Ali mendapatkan tantangan dari keluarga Bani Umayyah. Mereka membulatkan tantangan tenaga dan bangunlah Mu’awiyah melancarkan pemberontakan memerangi Ali.
B. Pergolakan yang Terjadi Pada Masa Pemerintahan Ali
Banyak terjadi pergolakan atau peperangan yang terjadi pada masa pemerintahan Ali, dan yang terpenting adalah dua buah peperangan. Yaitu, peperangan Jamal (unta) dan peperangan Shiffin.
a. Peperangan Jamal
Peperangan ini adalah peperangan melawan Thalhah, Zubair dan Aisyah. Dinamakan perang jamal (unta) karena Siti Aisyah istri Rosulullah putrid Abu Bakar Ash-Shidiq ikut dalam peperangan ini dengan mengendarai unta. Ikut campurnya Aisyah memerangi Ali terpandang sebagai hal yang sangat luar biasa, sehingga orang-orang menghubungkan peprangan ini dengan Aisyah dan untanya, walaupun peran yang dipegang Aisyah tidak seberapa.
Faktor-faktor penting alasan Aisyah ikut dalam peperangan ini adalah :
- Sejak dari dulu, telah ada ketegangan diantara Ali dengan Aisyah
- Ali pernah menyaingi Abu Bakar dalam pemilihan khalifah. Lama Ali memberi bai’atnya kepada Abu Bakar. Sekarang mengapa Aisyah akan lekas membai’at Ali dan dibiarkan saja Ali menikmati jabatan itu?
- Faktor lain yang lebih penting, yaitu faktor Abdullah Ibn Zubair, putra saudara yang perempuan bernama Asma, yang dijadikannya anak angkat diasuh dan dididik dirumahnya sendiri, karena Aisyah tiada dikaruniai seorang anak. Oeh karena itu Aisyah biasa dipanggil Ummu Abdillah (Ibunya Abdullah).
Abdullah mempunyai ambisi besar hendak menduduki kursi khalifah, tetapi keinginannya tersebut terhalang karena adanya Ali. Maka dihasutnya Aisyah, bibinya untuk menceburkan diri kedalam peperangannya melawan Ali. Begitupula Abdullah juga mendorong ayahnya Zubair untuk mengambil bagian dalam peperangan tersebut.
Pada awalnya, Ali sangat ingin menghindari perang tersebut. Dia mengirimkan surat kepada Thalhah dan Zubair agar keduanya mau berunding untuk menyelesaikan perkara itu secara damai. Namun ajakan tersebut ditolak. Akhirnya pertempuran yang dahsyatpun berkobar.
Pertempuran pada perang jamal ini terjadi sangat sengitnya, sehingga Zubair melarikan diri. Dia dikejar oleh orang yang benci kepadanya dan dibunuh. Begitu juga dengan Thalhah telah terbunuh pada awal permulaan perang. Peperangan ini terus berlangsung dibawah kepemimpinan Aisyah. Ribuan manusia gugur dalam membela Aisyah Ummul Mukminin, dan melindungi unta yang dikendarai oleh beliau. Begitu pula ribuan manusia yang gugur menyerang Ummul Mukminin dan Untanya.
Akhirnya unta yang ditunggangi Ummul Mukminin dapat dibunuh, maka berhrntilah pertempuran dengan kemenangan ditangan Ali. Dan Aisyah tiada diusik-usik oleh Ali, bahkan dikembalikannya ke Makkah dengan penuh penghormatan dan kemuliaan.
b. Peperangan Shiffin
Perang shiffin adalah perang yang melawan Mu’awiyyah. Mu’awiyyah adalah anak Abu Sufyan paman Ustman. Pemuka Bani Umayyah yang sangat disegani dan dipatuhi oleh lasykarnya.
Kekuasaan Mu’awiyyah telah berakar di Syam sebagai seorang politikusulung, dia dapat mempergunakan kesempatan. Dia tahu betul bahwa jalan yang paling dekat untuk memikat hati manusia adalah : pemberian dan tipu muslihat.
Perang jamal yang mengakibatkan gugurnya ribuan tentara Ali, manyebabkan Ali kehilangan Tenaga yang baik. Sementara Mu’awiyyah memperkuat lasykarnyadengan membagi uang kepada mereka dan pengikutnya, sehingga ikatan kesatuan mereka menjadi kuat. Mereka dapat dihasut oleh Mu’awiyyah menantang pembunuh-pembunuh Ustman. Segala yang dapat dijadikan dasar kebencian kepada Ali dipergunakan oleh Mu’awiyyah karena menurut Mu’awiyyah, Ali-lah yang memberi perlindungan kepada pembunuh-pembunuh Ustman.
Dalam keadaan dan suasana yang demikian, Ali maju dengan tentaranya ke Syam. Kedatangannya oleh lasykar Mu’awiyyah. Kedua lasykar bertemu di sebuah tempat dekat sungai furat.
Pertempuran terjadi beberapa hari. Ali dengan keberanian pribadinya dapat membangkitkan semangat dan keberanian lasykarnya, sehingga kemenangan sudah membayang baginya. Mu’awiyyah sudah cemas kehilangan akal segera memanggil Amr bn Ash dan berkata, ”Mana simpananmu wahai Amr Ibn Ash? Keluarkanlah kita hampir binasa”. Lalu Amr Ibn Ash memerintahkan kepada lasykarnya, bagi yang memegang mushaf supaya diangkat keatas dengan tombaknya dan berkata kepada lasykar Ali, ”Inilah Kitabullah yang akan menjadi hakim anatara kami dan kamu”. Dan akhirnya peprangan berhenti dan diselesaikan secara tahkim, tetapi tahkim tidak menyelesaikan masalah bahkan menyebabkan timbulnya golongan ketiga yaitu Al –Khawarij, orang-orang yang keluar dari barisan Ali.
Hasil kesepakatan dari tahkim tersebut adalah menurunkan Ali dari jabatannya sebagai khalifah dan menetapkan Mu’awiyyah sebagai khalifah.
Peristiwa tahkim telah menguntungkan Mu’awiyyah karena peristiwa tahkim tersebut telah menimbulkan lasykar Ali menjadi terpecah. Sehingga Ali dihadapkan dengan dua lawan, yaitu Mu’awiyyah dan Khawarij.
Ketika Ali memerangi khawarij, lasykar Mu’awiyyah menggunakan kesempatan tersebut untuk menghancurkan lasykar Ali.
C. Akhir Pemerintahan Ali
Di ujung masa pemerintahan Ali Ibnu Abi Thalib, umat islam terpecah menjadi tiga kekuatan politik yaitu Mu’awiyyah, Syi’ah (para pengikut Ali), dan Khawarij yaitu orang-orang yang keluar dari barisan Ali. Keadaan ini tidak menguntungkan Ali. Munculnya kelompok Al-Khawarijmenyebabkan kelompoknya semakin lemah, sementara posisi Mu’awiyyah semakin kuat.
Di waktu beliau bersiap-siap hendak mengirim bala tentara untuk memerangi Mu’awiyyah sekali lagi, terjadilah suatu komplotan untuk mengahiri hidup masing-masing dari Ali, Mu’awiyyah, dan Amr Ibnul Ash.
Komplotan ini terdiri dari tiga (3) orang Khawarij, yang telah bersepakat untuk membunuh ketiga orang pemimpinitu pada malam yang sam. Seorang diantaranya adalah Abdurrahman Ibnu Muljam. Dia berangkatke Kuffah untuk membunuh Ali. Yang seorang lagi bernama Barak Ibnu Abdillah At-Tamimi. Dia pergi ke Syam untuk membunuh Mu’awiyyah, sedangkan yang ketiga yaitu Amr Ibnu Bakr At-Tamimi berangkat ke Mesir untuk membunuh Amr Ibn Ash.
Tetapi diantar ketga orang tersebut, hanya Ibn Muljam yang berhasil membunuh Ali. Ibnu Muljam menusuk Ali dengan pedang, waktu beliausedang memanggil orang-oranguntuk bersembahyang. Orang-orang yang bersembahyang dimasjid itu dapat menangkap Ibn Muljam, yang kemudian sesudah Ali berpulang ke Rahmatullah ia dibunuh.
Adapun Barak juga dapat menikam Mu’awiyyah tapi tikamannya tidak sampai membuat Mu’awiyyah mati. Sedangkan Amr Ibn Bakr telah menanti-nantikan Amr Ibn Ash keluar untuk sembahyang subuh, tetapi beliau tidak keluar, karena kesehatannya terganggu. Seseorang yang bernama Kharijah Ibnu Habib as-Suhami yang keluar menggantikan Amr Ibn Ash mengimami sembahyang, ditikam oleh Amr Ibn Bakr yang dikiranya Amr Ibn Ash.
Setelah Ali wafat, kedudukannya sebagai khalifah digantikan oleh anaknya Hasan selama beberapa bulan. Namun karena Hasan lemah dan Mu’awiyyah semakin kuat maka Hasan membuat perjanjian damai. Perjanjian ini dapat menyatukan kembali umat islam dalam satu kepemimpinan politik, dibawah MU’awiyyah Ibn Abi Sufyan. Di sisi lain perjanjian itu juga menyebabkan Mu’awiyyah menjadi penguasa absolut dalam islam. Tahun 41 h (661 M), tahun persatuan itu dikenal dalam sejarah sebagai tahun jama’ah (Am Jama’ah). Dengan demikian berakhirlah masa Khilafaur Rosyidin, dan di mulailah kekuasaan Bani Umayyah dalam sejaraj politik Islam.
BAB III
KESIMPULAN
Dari uraian-uraian diatas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa pada masa pemerintahan Ali banyak terjadi peperangan-peperangan antar sesama ummat muslim. Banyak ummat muslim yang gugur dalam peperangan yang pada intinya ribuan ummat muslim tersebut gugur bukan karena memerangi suatu kebathilan ataupun memperluas wilayah islam, tetapi mereka berperang karena ambisi perseorangan yang menginginkan menduduki kursi khilafah. Seperti pada peperangan Jamal (unta), peperangan ini terjadi karena ambisi Abdillah Ibn Zubair untuk menduduki kursi khalifah sehingga dia menggunakan berbagai cara untuk mendapatkannya sampai ia menghasut Aisyah untuk ikut dalam peperangan ini. Begitu pula pada peperangan Shiffin adalah ambisi Mu’awiyyah untuk menduduki kursi khalifah sehingga dia menghasut ummat islam umtuk memusuhi Ali dan memeranginya.
Diujung pemerintahan Ali Ibn Abi Thalib, ummat islam terpecah menjadi tiga kekuatan politik yaitu Mu’awiyyah, Al Khawarij (orang-orang yang keluar dari barisan Ali), dan Syi’ah (orang-orang yang mendukung Ali).
Sehingga Ali dihadapkan dengan dua kelompok yaitu Mu’awiyyah dan Al Khawarij. Ali meninggal Pada tanggal 20 Ramadhan 40 H (660 H), dan Ali terbunuh oleh salah seorang anggota Khawarij.
DAFTAR PUSTAKA
Mubarok, Jaih. Sejarah Peradaban Islam. Pustaka Bani Quraisy.
Syalabi, Ahmad. Sejarah Kebudayaan Islam. Pustaka Al Husna Baru. Jakarta: 2007.
Yatim, Badri. Sejarah Kebudayaan Islam.
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Setelah Ustman Ibn Affan wafat, masyarakat beramai-ramai membai’at Ali Ibn Abi Thalb sebagai khalifah. Ali memerintah selama enam (6) tahun. Selama pemerintahannya, ia menghadapi banyak pergolakan. Tidak ada masa sedikitpun dalam pemerintahannya yang dapat dikatakan stabil. Pada waktu itu banyak golongan yang tidak menyukai Ali. Mereka adalah bintang Bani Hasyim, yang menuntut kursi khalifah, berdasarkan mereka adalah kerabat Rasulullah.
Sebagai diketahui bahwa musuh Ali banyak. Diantaranya ada yang menyembunyikan permusuhan itu, dan ada pula yang menyatakan dengan terang-terangan. Mereka berfikir apabila pemerintahan dipegang oleh Ali, maka akan kembalilah cara-cara memerintah seperti pada masa pemerintahan Umar Ibn Khatab yang keras dan disiplin. Orang-orang yang telah merasakan pemerintahan Ustman yang mudah dan lunak, tentu saja tidak akan mau kembali ke keadaan yang serba teliti, disiplin, dan perhitungan.
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan seperti ini banyak orang-orang yang tidak menyukai Ali.
Diangkatnya Ali menjadi khalifah dapat ditinjau dari berbagai aspek. Bahwa yang tidak menyukai Ali diangkat menjadi khalifah, bukanlah rakyat umum yang terbanyak, tetapi golongan kecil (keluarga Umayyah) yaitu keluarga yang pemuda-pemudanya telah banyak tewas pada peperangan menantang islam. Sekarang mereka tergolong kaum elite, cabang atas. Mereka menantang Ali karena khawatir kekayaan dan kesenangan mereka akan hilan karena keadilan yang akan dijalankan Ali.
Adapun rakyat terbanyak, menanti-nantikan Ali dan menyambutnya dengan tangan terbuka. Dia akan djadikan tempat berlindung, untuk melepaskan diri dari penderitaan yang mereka alami.
Oleh karena itu pembai’atan Ali adalah pembaiatan dari rayat yang terbanyak bersama dengan orang-orang yang menggabungkan diri kepada mereka. Mereka segeralah datang kepada Ali dan membaiat beliau.
B. RUMUSAN MASALAH
• Bagaimana politik yang dijalankan Ali pada masa pemerintahannya?
• Pergolakan apa saja yang terjadi pada masa pemerintahan Ali?
• Bagaimana akhir dari pemerintahan Ali?
BAB II
PEMBAHASAN
A. Politik yang dijalankan Ali Pada Masa Pemerintahannya
Politik yang dijalankan seseorng adalah gambaran pribadi seseorang itu, yang akan mencerminkan dan budi pekerti orang tersebut. Ali mempunyai watak dan pribadi sendiri, suka berterus terang, tegas bertindak, dan tidak takut celaan siapapun dalam menjalankan kebenaran.disebabkan oleh kepribadiannya itu, maka sesudah ia dibaiat untuk menjadi khalifah, maka ia mengeluarkan dua (2) buah ketetapan :
1. Memecat kepala-kepala daerah yang diangkat oleh Ustman. Dia yakin bahwa pemberontakan-pemberontakan yang terjadi karena keteledoran mereka.
Setelah itu Ali mengirimkan kepala daerah baru yang akan mengganti kepala daerah yang diangkat oleh Ustman yang telah dipecatnya tersebut. Ali mengangkat Umar Ibn Hanif sebagai amir Bashrah menggantikan Ibn Amir, Qais dikirim ke Mesir untuk menjadi amir menggantikan Abd. Allah Ibn Abi Syarh dan MU’awiyah Ibn Abi Sufyan yang menolak untuk diganti.
2. Menarik kembali tanah-tanah yang dihadiahkan Ustman kepada penduduk dan famili-famili dan kaum kerabatnya yang dianggap salah oleh Ali, dengan menyerahkan hasil pendapatannya kepada negara, dan memakai kembali sistem distribusi pajak tahunan diantara orang-orang islam sebagaiman yang pernah diterapkan oleh khalifah Umar.
Banyak pendukung-pendukung dan kerabat Ali yang menasehatinya supaya menangguhkan tindakan-tindakan radikal seperti itu., sampai keadaan stabil. Tapi Ali kurang mengindahkan nasehat tersebut. Pertama-tama Ali mendapatkan tantangan dari keluarga Bani Umayyah. Mereka membulatkan tantangan tenaga dan bangunlah Mu’awiyah melancarkan pemberontakan memerangi Ali.
B. Pergolakan yang Terjadi Pada Masa Pemerintahan Ali
Banyak terjadi pergolakan atau peperangan yang terjadi pada masa pemerintahan Ali, dan yang terpenting adalah dua buah peperangan. Yaitu, peperangan Jamal (unta) dan peperangan Shiffin.
a. Peperangan Jamal
Peperangan ini adalah peperangan melawan Thalhah, Zubair dan Aisyah. Dinamakan perang jamal (unta) karena Siti Aisyah istri Rosulullah putrid Abu Bakar Ash-Shidiq ikut dalam peperangan ini dengan mengendarai unta. Ikut campurnya Aisyah memerangi Ali terpandang sebagai hal yang sangat luar biasa, sehingga orang-orang menghubungkan peprangan ini dengan Aisyah dan untanya, walaupun peran yang dipegang Aisyah tidak seberapa.
Faktor-faktor penting alasan Aisyah ikut dalam peperangan ini adalah :
- Sejak dari dulu, telah ada ketegangan diantara Ali dengan Aisyah
- Ali pernah menyaingi Abu Bakar dalam pemilihan khalifah. Lama Ali memberi bai’atnya kepada Abu Bakar. Sekarang mengapa Aisyah akan lekas membai’at Ali dan dibiarkan saja Ali menikmati jabatan itu?
- Faktor lain yang lebih penting, yaitu faktor Abdullah Ibn Zubair, putra saudara yang perempuan bernama Asma, yang dijadikannya anak angkat diasuh dan dididik dirumahnya sendiri, karena Aisyah tiada dikaruniai seorang anak. Oeh karena itu Aisyah biasa dipanggil Ummu Abdillah (Ibunya Abdullah).
Abdullah mempunyai ambisi besar hendak menduduki kursi khalifah, tetapi keinginannya tersebut terhalang karena adanya Ali. Maka dihasutnya Aisyah, bibinya untuk menceburkan diri kedalam peperangannya melawan Ali. Begitupula Abdullah juga mendorong ayahnya Zubair untuk mengambil bagian dalam peperangan tersebut.
Pada awalnya, Ali sangat ingin menghindari perang tersebut. Dia mengirimkan surat kepada Thalhah dan Zubair agar keduanya mau berunding untuk menyelesaikan perkara itu secara damai. Namun ajakan tersebut ditolak. Akhirnya pertempuran yang dahsyatpun berkobar.
Pertempuran pada perang jamal ini terjadi sangat sengitnya, sehingga Zubair melarikan diri. Dia dikejar oleh orang yang benci kepadanya dan dibunuh. Begitu juga dengan Thalhah telah terbunuh pada awal permulaan perang. Peperangan ini terus berlangsung dibawah kepemimpinan Aisyah. Ribuan manusia gugur dalam membela Aisyah Ummul Mukminin, dan melindungi unta yang dikendarai oleh beliau. Begitu pula ribuan manusia yang gugur menyerang Ummul Mukminin dan Untanya.
Akhirnya unta yang ditunggangi Ummul Mukminin dapat dibunuh, maka berhrntilah pertempuran dengan kemenangan ditangan Ali. Dan Aisyah tiada diusik-usik oleh Ali, bahkan dikembalikannya ke Makkah dengan penuh penghormatan dan kemuliaan.
b. Peperangan Shiffin
Perang shiffin adalah perang yang melawan Mu’awiyyah. Mu’awiyyah adalah anak Abu Sufyan paman Ustman. Pemuka Bani Umayyah yang sangat disegani dan dipatuhi oleh lasykarnya.
Kekuasaan Mu’awiyyah telah berakar di Syam sebagai seorang politikusulung, dia dapat mempergunakan kesempatan. Dia tahu betul bahwa jalan yang paling dekat untuk memikat hati manusia adalah : pemberian dan tipu muslihat.
Perang jamal yang mengakibatkan gugurnya ribuan tentara Ali, manyebabkan Ali kehilangan Tenaga yang baik. Sementara Mu’awiyyah memperkuat lasykarnyadengan membagi uang kepada mereka dan pengikutnya, sehingga ikatan kesatuan mereka menjadi kuat. Mereka dapat dihasut oleh Mu’awiyyah menantang pembunuh-pembunuh Ustman. Segala yang dapat dijadikan dasar kebencian kepada Ali dipergunakan oleh Mu’awiyyah karena menurut Mu’awiyyah, Ali-lah yang memberi perlindungan kepada pembunuh-pembunuh Ustman.
Dalam keadaan dan suasana yang demikian, Ali maju dengan tentaranya ke Syam. Kedatangannya oleh lasykar Mu’awiyyah. Kedua lasykar bertemu di sebuah tempat dekat sungai furat.
Pertempuran terjadi beberapa hari. Ali dengan keberanian pribadinya dapat membangkitkan semangat dan keberanian lasykarnya, sehingga kemenangan sudah membayang baginya. Mu’awiyyah sudah cemas kehilangan akal segera memanggil Amr bn Ash dan berkata, ”Mana simpananmu wahai Amr Ibn Ash? Keluarkanlah kita hampir binasa”. Lalu Amr Ibn Ash memerintahkan kepada lasykarnya, bagi yang memegang mushaf supaya diangkat keatas dengan tombaknya dan berkata kepada lasykar Ali, ”Inilah Kitabullah yang akan menjadi hakim anatara kami dan kamu”. Dan akhirnya peprangan berhenti dan diselesaikan secara tahkim, tetapi tahkim tidak menyelesaikan masalah bahkan menyebabkan timbulnya golongan ketiga yaitu Al –Khawarij, orang-orang yang keluar dari barisan Ali.
Hasil kesepakatan dari tahkim tersebut adalah menurunkan Ali dari jabatannya sebagai khalifah dan menetapkan Mu’awiyyah sebagai khalifah.
Peristiwa tahkim telah menguntungkan Mu’awiyyah karena peristiwa tahkim tersebut telah menimbulkan lasykar Ali menjadi terpecah. Sehingga Ali dihadapkan dengan dua lawan, yaitu Mu’awiyyah dan Khawarij.
Ketika Ali memerangi khawarij, lasykar Mu’awiyyah menggunakan kesempatan tersebut untuk menghancurkan lasykar Ali.
C. Akhir Pemerintahan Ali
Di ujung masa pemerintahan Ali Ibnu Abi Thalib, umat islam terpecah menjadi tiga kekuatan politik yaitu Mu’awiyyah, Syi’ah (para pengikut Ali), dan Khawarij yaitu orang-orang yang keluar dari barisan Ali. Keadaan ini tidak menguntungkan Ali. Munculnya kelompok Al-Khawarijmenyebabkan kelompoknya semakin lemah, sementara posisi Mu’awiyyah semakin kuat.
Di waktu beliau bersiap-siap hendak mengirim bala tentara untuk memerangi Mu’awiyyah sekali lagi, terjadilah suatu komplotan untuk mengahiri hidup masing-masing dari Ali, Mu’awiyyah, dan Amr Ibnul Ash.
Komplotan ini terdiri dari tiga (3) orang Khawarij, yang telah bersepakat untuk membunuh ketiga orang pemimpinitu pada malam yang sam. Seorang diantaranya adalah Abdurrahman Ibnu Muljam. Dia berangkatke Kuffah untuk membunuh Ali. Yang seorang lagi bernama Barak Ibnu Abdillah At-Tamimi. Dia pergi ke Syam untuk membunuh Mu’awiyyah, sedangkan yang ketiga yaitu Amr Ibnu Bakr At-Tamimi berangkat ke Mesir untuk membunuh Amr Ibn Ash.
Tetapi diantar ketga orang tersebut, hanya Ibn Muljam yang berhasil membunuh Ali. Ibnu Muljam menusuk Ali dengan pedang, waktu beliausedang memanggil orang-oranguntuk bersembahyang. Orang-orang yang bersembahyang dimasjid itu dapat menangkap Ibn Muljam, yang kemudian sesudah Ali berpulang ke Rahmatullah ia dibunuh.
Adapun Barak juga dapat menikam Mu’awiyyah tapi tikamannya tidak sampai membuat Mu’awiyyah mati. Sedangkan Amr Ibn Bakr telah menanti-nantikan Amr Ibn Ash keluar untuk sembahyang subuh, tetapi beliau tidak keluar, karena kesehatannya terganggu. Seseorang yang bernama Kharijah Ibnu Habib as-Suhami yang keluar menggantikan Amr Ibn Ash mengimami sembahyang, ditikam oleh Amr Ibn Bakr yang dikiranya Amr Ibn Ash.
Setelah Ali wafat, kedudukannya sebagai khalifah digantikan oleh anaknya Hasan selama beberapa bulan. Namun karena Hasan lemah dan Mu’awiyyah semakin kuat maka Hasan membuat perjanjian damai. Perjanjian ini dapat menyatukan kembali umat islam dalam satu kepemimpinan politik, dibawah MU’awiyyah Ibn Abi Sufyan. Di sisi lain perjanjian itu juga menyebabkan Mu’awiyyah menjadi penguasa absolut dalam islam. Tahun 41 h (661 M), tahun persatuan itu dikenal dalam sejarah sebagai tahun jama’ah (Am Jama’ah). Dengan demikian berakhirlah masa Khilafaur Rosyidin, dan di mulailah kekuasaan Bani Umayyah dalam sejaraj politik Islam.
BAB III
KESIMPULAN
Dari uraian-uraian diatas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa pada masa pemerintahan Ali banyak terjadi peperangan-peperangan antar sesama ummat muslim. Banyak ummat muslim yang gugur dalam peperangan yang pada intinya ribuan ummat muslim tersebut gugur bukan karena memerangi suatu kebathilan ataupun memperluas wilayah islam, tetapi mereka berperang karena ambisi perseorangan yang menginginkan menduduki kursi khilafah. Seperti pada peperangan Jamal (unta), peperangan ini terjadi karena ambisi Abdillah Ibn Zubair untuk menduduki kursi khalifah sehingga dia menggunakan berbagai cara untuk mendapatkannya sampai ia menghasut Aisyah untuk ikut dalam peperangan ini. Begitu pula pada peperangan Shiffin adalah ambisi Mu’awiyyah untuk menduduki kursi khalifah sehingga dia menghasut ummat islam umtuk memusuhi Ali dan memeranginya.
Diujung pemerintahan Ali Ibn Abi Thalib, ummat islam terpecah menjadi tiga kekuatan politik yaitu Mu’awiyyah, Al Khawarij (orang-orang yang keluar dari barisan Ali), dan Syi’ah (orang-orang yang mendukung Ali).
Sehingga Ali dihadapkan dengan dua kelompok yaitu Mu’awiyyah dan Al Khawarij. Ali meninggal Pada tanggal 20 Ramadhan 40 H (660 H), dan Ali terbunuh oleh salah seorang anggota Khawarij.
DAFTAR PUSTAKA
Mubarok, Jaih. Sejarah Peradaban Islam. Pustaka Bani Quraisy.
Syalabi, Ahmad. Sejarah Kebudayaan Islam. Pustaka Al Husna Baru. Jakarta: 2007.
Yatim, Badri. Sejarah Kebudayaan Islam.
semua makhluk hidup terbuat dari air
tolong pahami arti ayat berikut ini:
[21:30] Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?
hanya setelah kemajuan dibuat melaluiilmu pengetahuan, kita sekarang mengetahui bahwa sitoplasma, unsur dasar sel terdiri atas 80% air. penelitian modern juga telah mengungkapkan bahwa kebanyakan organisme-organisme terdiri atas 50% sampai 90% air dan setiap kesatuan yang hidupmemerlukan air untuk keberadaannya. berikut dua ayat yang menerangkan bahwa manusia dan hewan terbuat dari air:
[24:45] Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
[25:54] Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa.
jika seseorang mengatakan bahwa al quran dibuat oleh seorang manusia biasa, dapatkah masuk diakal bahwa pada saat itu teknologi belu secanggih saat ini, tapi mampu mangatakan sebuah pengetahuan yang tidak dapat kita ketahui jika tidak ada alat yang secanggih saat ini.
MAHA BESAR ALLAH DENGAN SEGALA CIPTAANNYA
[21:30] Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?
hanya setelah kemajuan dibuat melaluiilmu pengetahuan, kita sekarang mengetahui bahwa sitoplasma, unsur dasar sel terdiri atas 80% air. penelitian modern juga telah mengungkapkan bahwa kebanyakan organisme-organisme terdiri atas 50% sampai 90% air dan setiap kesatuan yang hidupmemerlukan air untuk keberadaannya. berikut dua ayat yang menerangkan bahwa manusia dan hewan terbuat dari air:
[24:45] Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
[25:54] Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa.
jika seseorang mengatakan bahwa al quran dibuat oleh seorang manusia biasa, dapatkah masuk diakal bahwa pada saat itu teknologi belu secanggih saat ini, tapi mampu mangatakan sebuah pengetahuan yang tidak dapat kita ketahui jika tidak ada alat yang secanggih saat ini.
MAHA BESAR ALLAH DENGAN SEGALA CIPTAANNYA
Minggu, 07 Februari 2010
Resume Ilmu Falak
BAB I
PENDAHULUAN
PENGERTIAN ILMU FALAK DAN HISAB
Ilmu falak ialah ilmu pengetahuan yang membahas tentang peredaran (orbit) benda benda langit
Ilmu hisab adalah suatu ilmu yang membahas tentang seluk beluk perhitungan.
OBJEK DAN TUJUAN
Objek ilmu falak adalah benda-benda langit terutama matahari, bumi dan bulan serta peredaran benda-benda langit lainnya.
Tujuan mempelajari ilmu falak adalah untuk dapat mengetahui peredaran benda-benda langityang sebenarnya, untuk dijadikan dasar dan pedoman bagi umat islam dalam melakukan ibadah.
BEBERAPA ISTILAH ILMU FALAK DAN HISAB
1. Pada Bola Bumi
a. Equator
Lingkaran yang mermbagi dua sama besar bola bumi menjadi bagian selatan dan bagian utara
b. Lingkaran lintang / garis lintang
Lingkaran-lingkaran yang sejajar dengan equator
c. Lintang tempat
Jarak antara sesuatu tempat ke equator. bagi tempat-tempat disebelah utara equator lintang tempat dihitung positif,sedangkan di sebelah selatan equator dihitung negative.
d. Lingkaran bujur/garis bujur
Lingkaran-lingkaran besar yang melalui titik-titik kutup dan memotong equator tegak lurus.
e. Bujur tempat
Jarak suatu tempat ke lingkaran bujur yang melalui kota Greenwich.
2. Pada Bola Langit
a. Zenith
Titik puncak pada bola langit, yang persis berada pada kepada kita.
b. Nadir
Titik terendah dari bola langit, yang persis berada di bawah kaki kita
c. Lingkaran ufuq
Lingkaran yang persis membagi dua bagian sama besar bola langit yang merupakan batas pandangan sipengamat.
d. Lingkaran vertical
Lingkaran-lingkaran yang melalui titik zenith dan nadir dan horizon lurus lingkaran ufuq
e. Ketingian
Jarak suatu benda langit dengan lingkaran ufuq, dihitung sepanjang lingkaran vertical.
f. Azimuth
Jarak dari titik utara ke lingkaran vertical yang melalui suatu benda langit diukur sepanjang ufuq, dengan arah sesuai jarum jam.
g. Kutup langit selatan dan kutup langit utara
Titik pada bola langit yang merupakan proyeksi dari kutub selatan dan titik kutb utara bumi.
i. Deklinasi
Jarak suatu benda langit dengan equatorlangit..
j. Sudut waktu
Jarak antara suatu benda langit dengan titik kulminasinya.
k. Lingkaran ekliptika
Lingkaran tempat peredaran (semu) tahunan matahari.
l. Lingkaran edar bulan
Lingkaran yang dipakai bulan dalam mengelilingi bumi
m. Titik simpul
Titik perpotongan antara lingkaran ekliptika dengan lingkaran edar bulan.
n. Titik aries
Titik perpotongan antara lingkaran ekliptika dengan equator langit pada saat musim semi, tanggal 23 maret.
o. Taqwim matahari / bulan
Jarak antara titik aries dengan matahari/bulan diukur sepanjang lingkaran equator.
q. Ijtima’ dan istiqbal
- Ijtima’ ialah apabila matahari dan bulan berada pada bujur astronomi (dawairul buruf) yang sama dan juga disebut “ijtima’an nayyirain” atau “konjungsi”.
- Istiqbal ialah apabila matahari dan bulan selisih bujur astronominya 180o bulan istiqbal dengan matahari pada waktuibulan purnama. dan juga disebut “almuqobalah” atau “opposition”
BAB II
BOLA LANGIT DAN PEREDARAN BENDA-BENDA LANGIT
Bola Langit
Sebetutnya bola langit itu sama sekali tidak ada,hanyalah karena ruanganlangit itu sangat terlalu luas, maka para sarjana astronomi menganggap bahwa bola langit itu ada yang tujuannya hanya untuk memuahkan hal-hal yang berhubungan dengan benda-benda langit.
1. Gerak harian
Setiap hari kita lihat matahari terbit di ufuk sebelah timur dan terbenam di ufuk sebelah barat.titik tertinggi yang ditempuh matahari disebut “titik rembang”atau “titik kulminasi”
Lingkaran pada bola langit, yang merupakan batas diantara belahan langit yang tampak dan belehan langit yang tidak tampak oleh kita, dinamakan “linkaran horizon” jalan yang ditempuh oleh matahari dalam perjalanan hariannya, berbentuk lingkaran pula.
2. Lingkaran vertical
Umpama kita berdiri diatas permukaan bumi kemudian kita mendirikan sebuah garis tegak lurus, missalnya dengan sebuah unting-unting. dalam khayalan kita, garis itu kita perpanjang arah kebawah; ia akan melalui pertengahan bumi , dan ahirnya mencapai bola langit padasuatu titik yang kita namakan “titik nadir” jika diperpanjang arah keatas,garis itu akan mencapai bola langit pada suatu titik yang kita namakan “guris vertical.”
Garis yang menghubungkan titik zenith dan titik nadir serta melalui tempat kita berdri,dinamakan “garis vertical”.
Garis vertical adalah garis tegak lurus pada bidang horizon; akibatnya setiap titik pada lingkaran horizon jaraknya 90o dari titik zenith.
3. Medium
Lingkaran median adalah lingkaran vertikal yang melalui kutup langit.bila tempat peninjau terletak dibagian belahan bumi disebelah utara, maka kutup utaralangit berada diatas ufuq horizon, dan kutub selatan berada dibawah ufuq/horizon.berlaku sebaliknya.
Jika matahari sedang berkulminasi, maka kedudukan titik pusatnya adalah tepat dimeridian , tinggi matahari pada saat itu(diukur melalui median) dinamakan tinggi kulminasi, ditandai dengan hm jarak zenith pusat matahari waktu berkulminasi ditandai dengan zm
4. Tinggi kutub
Yang dinamakan tinggi kutub adalah jarak dari kutub kehorizon. diukur melalui ling karan meridian atau besar meridian langit antara horizon dan kutub,busurini berada diatas horizon.apabila peninjau tempatdi equator/diulistiwa, tentu saja lintang tersebut =0o artinya kutup utara dan kutub selatan baginya trletak pada ufuq, jadi tidak nampak dan tinggi kutup pun =0o
Kutub utara ditandai oleh sebuah bintag , yang dinamakan kutub, sedangkan bagi kutub selatan kebetulan tidak ada bintang yang menandai.jarak suatu tempat dari khatulistiwa bumi tempat ditandai dengan huruf yunani Ø (dibaca phi = fi) atau ditulis dengan huruf p kecil, oleh karna itu dapat dirumuskan bahwa:TINGI KUTUB = LINTANG tempat.
5. Horizon
Lingkarn bola langit yangmenjadibatas antra belahan langit yang nampak dengan yang tidak nampak dinamakan “lingkarnhorizon “atau lingkaran ufuq ,dan kadang-kadang disebut pula dengncakrawala.
Horizon itu sendri terbagi menjadi tiga macam yaitu;
a. Horizon kodrat(kaki langit)
Ialah lingkaran yang menjadi batas pemandangan kita yang seolah-olah merupakan batas pertemuan antara langit dan bumi, makin tinggi tempat peninjauan makin pula horizon kodrat.
b. Horizon semu
Ialah bidang datar yang melalui titik tempat peninjau dan tegak lurus dengan garis vertical
c. Horizon sejati
Ialah bidang yang melalui pusat bola bumi dan bola langit serta tegak lurus terhadap garis vertical
6. Tempuhan harian
Perjalanan harian matahari terbit sari timur san terbenam dibarat, ini bukanlah gerak hakiki, tapi disebabkan oleh perputaran bumi sekeliling porosnya. matahari tetep berada di tempatnya, gerak setiap titik diatas bumi berlaku dalam satu bidang yang tegak lurus pada poros bumi.
Tempuhan harian matahari dan semua benda langit senantiasa berbentuk lingkaran-lingkaran yang sejajar dengan equator langit itu
7. Sudut waktu
Sudut waktu adalah setiap lingkaran waktu yang membuat sudut dengan lingkaran merindian. semua benda langit yang terletak pada lingkaran waktu yang sama, berlaku hokum bahwa jarak waktu yang memisahkan mereka dari kedudukan mereka sewaktu berkulminasi adalah sama
Sudut waktu berharga positip(+) jika benda langit bersangkutan berkedudukan di belahan lanit sebelh barat berlaku sebaliknya.jika benda langit sedang berkulminasi sudut waktu = 0o. seterusnya besar sudut waktu diukur dengan derajat sudut dari 0o sampai 180o. sudut waku selalu berubah sebanyak ± 15o setiap jam.disebabkan karena gerak harian benda-benda langit yang diakibatkan oleh perputaran bumi pada porosnya, yang berlaku satu kali dalam 24 jam
8. Deklinasi matahari
Deklinasi matahari merupakan data yang cukup penting selain lintang dan bujur tempat-deklinasi matahari adalah jarak posisi matahari dengan equator langit diukur sepanjang lingkaran deklinasi atau lingkaran waktu deklinasi biasanya diberi tada huruf yunani (delta)atau kadang kadang ditulis dengan huruf d kecil.
Deklinasi sebelah utaraa equator diberi tanda positif (+) berlaku sebaliknya.nilai deklinasi dari hai ke hari dalam satu tahun selalu berubah tapi dalam satu tahun sama
9. Azimuth
Azimuth sebuah benda langit ialah jirak dari titik utara ki lingkaran vertikal yang melalui benda langit tersebut, diukur sepanjang lingkaran horizon menurut arah perputaran jarum jam, jadi melalui titik timur, titik selatan,dan titik barat.
Azimuth selalu berubah-ubah oleh karena deklinasi matahari setiap hari berubah pula.dengan demikian berarti, bahwa jika deklinasi matahari berarah utara maka ia terbit dan terbenam senan tiasa sebulah utara lingkaran vertical utama berlaku sebaliknya.
10. Tinggi kulminasi
Apabila mataharisedang berkulminasi, maka kedudukan matahari berada dititik tertingi dalam suatu hari. deklinasi matahari dapat dilambangkan dengan d kecil dan Ø lintang tempat dapat dilambangkan dengan p kecil.
Dengan kata-kata: jarak zenith titik pusat matahari pada saat matahari berkulminasi besarnya sama dengan harga mutlak p-d yang dimksut harga mutlak adalah harga p-d dengan tidak mengindahkan tanda positip dan tanda negatip pada hasilnya
11. Busur siang dan malam
Perubahan deklinasi matahari mengakibatkan pula perubahan dalam perbandingan busur siang dan busur malam sehinga panjang siang tidak sama dalam satu tahun .akan tetapi bagi tempat-tempat yang terletak pada tepat garis khatulistiwa panjang siang dan malam selalu sama. rumus
12. Bayang-bayang
Pada waktu matahari memancarkan sinarnya semua benda yang menonjol diatas permukaan bumi dan kena sinar matahar, sehinggaakan membuat baying. baying-bayang itu akan menjadi amat panjang, makin tinggi kedudukan matahari di langit makin pendeklah baying-bayang itu.
Apabila matahari berkedudukan di zenith, benda-benda yang terpancar tegak lurus pada permukaan bumi dan mepunyai penampung yang rata atu penampang yang paling besar dibawahnya,tidak akan herbayang baying
Secara umum dapat dikatakan ; azimuth matahari senan tiasa berbeda 180odengan azimuth arah baying-bayang. tinggi dan arah azimuth baying-bayang merupakan petunjuk yang sangat berharga tentang kedudukan matahari, dengan perantaranya kita dapat menentukan waktu dan menuntukan kedudukan kita di bumi.
Peredaran benda-benda langit
1. Peredaran hakiki benda-benda langit
Peredaran sebenarnya bejda-benda langit di ketahui seseorang setelah Nicholas Copernicus (1473-1543) mengumandangkan system peredaran bena-benda langit yang disebut “holiosentris” yang artinya matahari adalah sebagai pusat dari peredaran planet-planet. adapun gerakan-gerakan matahari,bumi dan bulan dapat diterangkan sebagai berikut:
a. Gerakan matahari
Matahari berputar pada porosnya dengan arah ricktrograad (mukhalif), yaitu gerakan yang apabila dilihat dari arah utara, matahari berputar pada porosnya dari barat ke timur.oleh karena gerakan matahari ini berlawanan dengan arah jarum jam ,maka terkenal dengan istilah “gerakan anti jarum jam”.sedangkan planet merkurius ,venus, bumi dan yang lain disamping berputar pada porosnya, juga beredar mengelilingi mataharidari nbarat ke timur (gerakan anti jarum jam)
b. Gerakan bumi
Ada dua gerakan bumi yang harus diketahui, yaitu rotasi dan revolusi.rotasi bumi adalah peredaran bumi pada porosnya dari arah barat ke timur. satu kali putaran selama 24 jam. akibat dari rotasi bumi terjadinya siang dan malam dasamping itu mengakibatkan tempat-tempat disebelah timurakan mengalami wwaktu yang lebih dulu dari tempat-tempat sebelah baratnya.perbedaan waktunya adalah 1 jam untuk setiap peredaran 15o bujur, atau 4 menit untuk setiap 1o bujur
2. Peredaran benda-bend langit
Yang dimaksud dengan “peredaran semu” ialah peredaran yang dikaitkan dengan pemandangan mata seseorang, ykni kebalikan dari dari peredaran hakiki
Adapun gerakan matahari dan bulan menurut peredaran semu dapat diterangkan sebagai berikut:
a. Matahari
Pada tanggal 21 Maret matahari beredar tepat pada equator, sehingga pada tanggal tersebut untuk seluruh tempat di permukaan bumi panjang siang dan malamnya sama. Pada tanggal tersebut matahari berkonstelasi pada di “Titik Aries” atau yang dikenal dengan “Titik Bunga” (Vernal Equinox).
b. Bulan
Bulan juga mempunyai peredaran semu yang terlihat setiap hari lebih lambat dari gerakan matahari, padahal peredaran hakikinya lebih dari pada gerakanbumi sebanyak ± 13o. Dengan demikian apabila pada suatu hari kita melihat bulan barudi ufuk barat dengan rupa semu seperti bulan sabit, maka pada hari berikutnya pada waktu yang sama kita melihat bulan lebih tinggi dengan rupa semu yang bertambah besar.
BAB III
WAKTU DAN TEMPAT
Waktu
Secara umum dapat dibedakan kedalam dua jenis yaitu waktu bintang dan waktu matahari.
1. Waktu Bintang
Waktu bintang pada dasarnya adalah waktu yang dihitung berdasarkan besarnya “sudut waktu” bintang (benda langit yang bersangkutan) pada saat tertentu disuatu tempat pada prdaran bumi
2. Waktu Matahari
Digunakan disemua bidang seluruh kehidupan bumi.waktu matahari terbagi menjadi 3 yaitu;
a. Waktu matahari rata-rata
b. Waktu matahari hakiki
c. Waktu matahari setandar
3. Waktu meridian
Waktu surya khakiki dan waktu pertengahan selalu ditinjau dengan cara membandingkan sudut waktu, yang besarnya dihitung dari merindian setempat. sehubungan dengan itu maka kedua macam waktu itu adalah bersifat setempat (local mean time). apabila kita beranjak ke timur atau kebarat, merindian kit berubah dan waktu yang ditinjukkan oleh jam tentu harus berubah pula
4. Waktu Dan Bujur
Bumi berputar pada porosnya seperti jarum jam dari arah kiblat ke timur, akibatnya bahwa bagi suatu tempat di sebelah timur hari lebih siang dibandingkan tempat di ebelah baratnya, yaitu lebih pagi.
5. Perata waktu
Sehubungan dengan perjalanan waktu hakiki tidak tepat maka terdapatlah perbedaan yang selalu berubah-ubah diantara waktu hakiki dan waktu pertengahan. perbedaan waktu tersebut dinamakan perata waktu yang biasanya ditulis dengan huruf e keci (equator of time) , jadi perata waktu itu adalah selisih diantara sudut waktu matahari hakiki dan matahari pertengahan.
6. Lintang Terang
Dengan adanya pancaran matahari, maka bumiterbagi menjadi dua bagian yaitu, bagian yang terang karena mendapat sinar matahari bagian yang gelap yang tidak dapat menyinari matahari. batas antara kedua bagian itu merupakan sebuah lingkaran yang kita namakan lingkaran terang
Perbedaan lintang pada umumnya mengakibatkan perbedaan masuknya waktu bagi berbagai tempat yang terletak pada meridian yang sama, hanya untuk waktu sholat dhuhur saja yang senantiasa masuk pada waktu sama bagi semua tempat yang terletak pada meridianyang sama.
Tempat
1. Lintang dan bujur tempat.
Data lintang dan bujur tempat dapat diambil dari almanac, atlas dan buku-buku falak lainnya yang terpercaya serta dipergunakan oleh masyarakat luas.
Khatulistiwa adalah 0odan titik kutub bumi adalah 90ojadi nilai lintang tempat berkisar pada 0o-90o disebelah utara khatulistiwa disebut lintang utara (LU) diberi tanda positif (+) berlaku sebaliknya.
Bujur tempat biasanya diberi tanda yunani λ ( lamda ) atau kadang-kadang datulis “L” atau “B”. bejurtempat adalah jarak dari tempat dimaksut ke garis bujur yang melalui kota Greenwich dekat London, artinya diukur dari kota Greenwich ke timur dan krbarat sampai pada selat bering, lauten bering dan Alaska.kota grenwich adalah bujur 0o dan selat bering, lautan bering, Alaska adalah bujur 180o jadi nilai bujur tempat berkisar antara 0o-180o di sebelah timur kota grenwich disebut bujur timur (BT) berlaku sebaliknya.
2. Menentukan lintang dan bujur tempat.
Jika suatu tempat tidak disebutkan lintang dan bujurnya pada almanac, atlas atau peta maka dapat dicari dengan cara mencari pensisipan (interpalasi). interpalasi daapat dilakukan dengan mencari harga sisipan dari dua lintang atau bujur yang telah diketahui nilainya secara berimbang.ada beberapa cara untuk mencari lintang dan bujur bempat yang tidak diketahui yautu;
a. Berpedoman pada lintang dan bujur tempat terdekat.
b. Berpedoman pada jarak suatu tempat
c. Berpedoman pada matahari pada saat berkulminasi.
3. Pemindahan waktu
Apabila kita hendak memindah waktu setempat (LMT) menjadi waktu daerah atau sebaliknya kita dapat melakukannya dengan cara mengetahui selisih bujur diantara meridian waktu daerah dan meridian yang bersangkutan
BAB IV
SEGITIGA BOLA
Istilah-Istilah Genometri Dan Rumus Dasar;
1. Sinus (sin) yaitu hasil bagi sisi depan suatu sudut dengan sisi miringnya.
2. Cosinus (cos) adalah hasil bagi suatu sudut dengan sisi miringnya
3. Tangens (tan) suatu sudut ialah hasil bagi sisi depan sudut tersebut dengan sisi apitnya.
4. Cotangens (cotan) suatu sudut adalah hasil bagi sisi apit sudut tersebut dengan sisi depannya.
5. Harga sudut pada tiap kwadran
6. Rumus dasar
Sin A = a/b cossin = 1/sin A
Cos A = c/b sec A = 1/ cos A
Tan A =a/c cotan A = 1/tan A
Segitiga Bola
Bila tiga buah lingkaran besar pada permukaan sebuah bola saling berpotongan-potongan, terjadilah sebuah segi tiga bola itupun dinamakan A, B dan C untuk mencegah keraguan-keraguan, sisi itu diambil yang kurang dari seper dua lingkaran.
Ilmu ukur segitiga , bola mempersoalkan hubungan-hubungan diantara unsur-unsur dari segi tiga bola . dan hokum terpenting ialah
a. Hukum cosinus
cos a = cos b cos c + sin b sin c cos A
b. Hukum sinus
sina/sin A = sinb/sinB = sinc/sinC
Segitiga bola membahas tentang hal-hal sebagai berikut;
1. Hukum cosinus
2. Hukum sinus
3. Tiga sisi
4. Dua sisi dan sudut antaranya
5. Segi tiga bola langit dan
6. Rumus waktu
BAB V
HISAB AWAL WAKTU SHOLAT
Kedudukan dan Tinggi Matahari Pada Awal Waktu Sholat
1. Ketentuan Sara’ Tentang Awal Waktu Sholat
sebagai mana diterangkan dalam hadits nabi SAW pada bab pendahuluan tentang kedudukan dan posisi matahari pada waktu-waktu sholat maka dapat diperinci sebagi berikut;
a. Waktu zuhur
b. Waktu ashar
c. Waktu maghrib
d. Waktu iaya’ dan
e. Waktu subuh
2. Tinggi Matahari
Tinggi matahari biasanya dibrri tanda”h o “ atau kadang-kadang ditulis ‘h’ saja sebagai singkatan dari ‘high’ yang berarti ketinggian, sedangkan 0 adalah matahari. matahari di ukur dari ufuk.
adapun hal-hal yang dibicarakan dalam matahari adalah sebagai berikut;
a. Tinggi matahari dan awal zuhur
b. Tinggi matahari awal asar
c. Tinggi matahari awal maghrib dan akhir subuh dan
d. Tinggi matahari awal isya’ dan subuh
3. Kedudukan Matahari
Apabila kita perhatikanawal atau akhir waktu sholat ditentukan oleh posisi matahari dilihat dari suatu tempat di bumi karena awal zuhur dimulai sejak matahari tergelincir, awal ashar sejak matagari membuat bayang-bayang sama panjang dengan bendanya, awal magrib sejak matahari terbenam, isya’ sejak hilangnya mega merah, awal subuh sejak terhitnya fajar dan akhir subuh sejak matahari terbit.
Dalam menghisab awal waktu sholat yang perlu kita ketahui selain tentang tinggi matahari adalah sebagai berikut;
a. Deklinasi matahari
b. Saat matahari berkulminasi dan
c. Sudut eaktu matahari
d. Ikhtiyat.
Rumus Hisab Awal Waktu Sholat
Rumus awal waktu sholat membicarakan tiga hal yaitu;
1. Langkah-langkah perhitungan
2. Rumus yang dipergunakan dan
3. Cara memindah log sin
Praktek perhitungan
Praktek perhitngan dapat diselesaikan dengan beberapa cara seperti manual,dengan kalkulator dan juga bias dengan computer dalam memper mudah dan mempercepat proses perhitungan.ada dua hal pembahasan mengenai praktek praktek perhitungan yakni;
1. Contoh perhitungan dengan mengunakan logarima
2. Mencari sudut waktu (t)
BAB VI
PENENTUAN ARAH QIBLAT
Pengertian Arah Qiblat
Menurut ulama’ fiqih dalam kitabul fiqih al maadzahibil arba’ah karangan Abdurrahman aljaziri, halaman 194, menyatakan bahwa arah kiblat adalah arah ka’bah atau wujud ka’bah, maka barang siapa yang berada di dekat ka’bah tidak sah sholatnya kecuali menghadap wujud ka’bah dan orang yang jauh dari ka’bah(tidak melihatnya) maka baginya nerijtihad untuk menghadap kiblat (kearah kiblat saja)
Sebelum menentukan arah kiblat, maka terlebih dahulu cara-cara menentukan tempat di permukaan bumi. cara menentukannya adalah dengan cara sebagai berikut;
1. Dengan dua jarak
2. Dengan sudud dan jark dan
3. Dengan dua sudut
Letak Geograis Ka’bah
Yang dimaksud dengan letak geografis ka’bah disini adalah beberapa derajat jarak ka’bah dari khatulistiwayang disebut lintang,dan beberapa derajat jarak ka’bah dari garis membujur yang melintasi kota Greenwich dekat London yang biasa dikenal dengan istilah bujur. untuk dapat data lintang dan bujur ka’bah secara tepat harus diukur ka’bah itu sediri dengan bantuan peredaran harian benda-benda langit.
Cara Menentukan Arah Kiblat
Jika hendak menentukan arah kiblat, maka dapat ditempuh dengan berbagai cara antara lain;
1. Menggunakan ilmu ukur bola.
2. Dengan berpedoman pada titik utara
Praktek perhitungan arah kiblat dari berbagai rumus;
1. Contoh penggunaan rumus (a)
2. Contoh penggunaan rumus (b)
3. Contoh penggunaan contoh (c)
4. Contoh penggunaan rumus (d) dan
5. Contoh penggunaan contoh (e) dan
6. Contoh penggunaan contoh logaritma
Bayang-Bayang Arah Kiblat
Apabila mataharin berkedudukan di lingkaran vertikal qiblat maka baying-bayang tinggi yang tertancap tegak lurus di permukaan bumi yang rata akan mengarah tepat kearah kiblat
PENDAHULUAN
PENGERTIAN ILMU FALAK DAN HISAB
Ilmu falak ialah ilmu pengetahuan yang membahas tentang peredaran (orbit) benda benda langit
Ilmu hisab adalah suatu ilmu yang membahas tentang seluk beluk perhitungan.
OBJEK DAN TUJUAN
Objek ilmu falak adalah benda-benda langit terutama matahari, bumi dan bulan serta peredaran benda-benda langit lainnya.
Tujuan mempelajari ilmu falak adalah untuk dapat mengetahui peredaran benda-benda langityang sebenarnya, untuk dijadikan dasar dan pedoman bagi umat islam dalam melakukan ibadah.
BEBERAPA ISTILAH ILMU FALAK DAN HISAB
1. Pada Bola Bumi
a. Equator
Lingkaran yang mermbagi dua sama besar bola bumi menjadi bagian selatan dan bagian utara
b. Lingkaran lintang / garis lintang
Lingkaran-lingkaran yang sejajar dengan equator
c. Lintang tempat
Jarak antara sesuatu tempat ke equator. bagi tempat-tempat disebelah utara equator lintang tempat dihitung positif,sedangkan di sebelah selatan equator dihitung negative.
d. Lingkaran bujur/garis bujur
Lingkaran-lingkaran besar yang melalui titik-titik kutup dan memotong equator tegak lurus.
e. Bujur tempat
Jarak suatu tempat ke lingkaran bujur yang melalui kota Greenwich.
2. Pada Bola Langit
a. Zenith
Titik puncak pada bola langit, yang persis berada pada kepada kita.
b. Nadir
Titik terendah dari bola langit, yang persis berada di bawah kaki kita
c. Lingkaran ufuq
Lingkaran yang persis membagi dua bagian sama besar bola langit yang merupakan batas pandangan sipengamat.
d. Lingkaran vertical
Lingkaran-lingkaran yang melalui titik zenith dan nadir dan horizon lurus lingkaran ufuq
e. Ketingian
Jarak suatu benda langit dengan lingkaran ufuq, dihitung sepanjang lingkaran vertical.
f. Azimuth
Jarak dari titik utara ke lingkaran vertical yang melalui suatu benda langit diukur sepanjang ufuq, dengan arah sesuai jarum jam.
g. Kutup langit selatan dan kutup langit utara
Titik pada bola langit yang merupakan proyeksi dari kutub selatan dan titik kutb utara bumi.
i. Deklinasi
Jarak suatu benda langit dengan equatorlangit..
j. Sudut waktu
Jarak antara suatu benda langit dengan titik kulminasinya.
k. Lingkaran ekliptika
Lingkaran tempat peredaran (semu) tahunan matahari.
l. Lingkaran edar bulan
Lingkaran yang dipakai bulan dalam mengelilingi bumi
m. Titik simpul
Titik perpotongan antara lingkaran ekliptika dengan lingkaran edar bulan.
n. Titik aries
Titik perpotongan antara lingkaran ekliptika dengan equator langit pada saat musim semi, tanggal 23 maret.
o. Taqwim matahari / bulan
Jarak antara titik aries dengan matahari/bulan diukur sepanjang lingkaran equator.
q. Ijtima’ dan istiqbal
- Ijtima’ ialah apabila matahari dan bulan berada pada bujur astronomi (dawairul buruf) yang sama dan juga disebut “ijtima’an nayyirain” atau “konjungsi”.
- Istiqbal ialah apabila matahari dan bulan selisih bujur astronominya 180o bulan istiqbal dengan matahari pada waktuibulan purnama. dan juga disebut “almuqobalah” atau “opposition”
BAB II
BOLA LANGIT DAN PEREDARAN BENDA-BENDA LANGIT
Bola Langit
Sebetutnya bola langit itu sama sekali tidak ada,hanyalah karena ruanganlangit itu sangat terlalu luas, maka para sarjana astronomi menganggap bahwa bola langit itu ada yang tujuannya hanya untuk memuahkan hal-hal yang berhubungan dengan benda-benda langit.
1. Gerak harian
Setiap hari kita lihat matahari terbit di ufuk sebelah timur dan terbenam di ufuk sebelah barat.titik tertinggi yang ditempuh matahari disebut “titik rembang”atau “titik kulminasi”
Lingkaran pada bola langit, yang merupakan batas diantara belahan langit yang tampak dan belehan langit yang tidak tampak oleh kita, dinamakan “linkaran horizon” jalan yang ditempuh oleh matahari dalam perjalanan hariannya, berbentuk lingkaran pula.
2. Lingkaran vertical
Umpama kita berdiri diatas permukaan bumi kemudian kita mendirikan sebuah garis tegak lurus, missalnya dengan sebuah unting-unting. dalam khayalan kita, garis itu kita perpanjang arah kebawah; ia akan melalui pertengahan bumi , dan ahirnya mencapai bola langit padasuatu titik yang kita namakan “titik nadir” jika diperpanjang arah keatas,garis itu akan mencapai bola langit pada suatu titik yang kita namakan “guris vertical.”
Garis yang menghubungkan titik zenith dan titik nadir serta melalui tempat kita berdri,dinamakan “garis vertical”.
Garis vertical adalah garis tegak lurus pada bidang horizon; akibatnya setiap titik pada lingkaran horizon jaraknya 90o dari titik zenith.
3. Medium
Lingkaran median adalah lingkaran vertikal yang melalui kutup langit.bila tempat peninjau terletak dibagian belahan bumi disebelah utara, maka kutup utaralangit berada diatas ufuq horizon, dan kutub selatan berada dibawah ufuq/horizon.berlaku sebaliknya.
Jika matahari sedang berkulminasi, maka kedudukan titik pusatnya adalah tepat dimeridian , tinggi matahari pada saat itu(diukur melalui median) dinamakan tinggi kulminasi, ditandai dengan hm jarak zenith pusat matahari waktu berkulminasi ditandai dengan zm
4. Tinggi kutub
Yang dinamakan tinggi kutub adalah jarak dari kutub kehorizon. diukur melalui ling karan meridian atau besar meridian langit antara horizon dan kutub,busurini berada diatas horizon.apabila peninjau tempatdi equator/diulistiwa, tentu saja lintang tersebut =0o artinya kutup utara dan kutub selatan baginya trletak pada ufuq, jadi tidak nampak dan tinggi kutup pun =0o
Kutub utara ditandai oleh sebuah bintag , yang dinamakan kutub, sedangkan bagi kutub selatan kebetulan tidak ada bintang yang menandai.jarak suatu tempat dari khatulistiwa bumi tempat ditandai dengan huruf yunani Ø (dibaca phi = fi) atau ditulis dengan huruf p kecil, oleh karna itu dapat dirumuskan bahwa:TINGI KUTUB = LINTANG tempat.
5. Horizon
Lingkarn bola langit yangmenjadibatas antra belahan langit yang nampak dengan yang tidak nampak dinamakan “lingkarnhorizon “atau lingkaran ufuq ,dan kadang-kadang disebut pula dengncakrawala.
Horizon itu sendri terbagi menjadi tiga macam yaitu;
a. Horizon kodrat(kaki langit)
Ialah lingkaran yang menjadi batas pemandangan kita yang seolah-olah merupakan batas pertemuan antara langit dan bumi, makin tinggi tempat peninjauan makin pula horizon kodrat.
b. Horizon semu
Ialah bidang datar yang melalui titik tempat peninjau dan tegak lurus dengan garis vertical
c. Horizon sejati
Ialah bidang yang melalui pusat bola bumi dan bola langit serta tegak lurus terhadap garis vertical
6. Tempuhan harian
Perjalanan harian matahari terbit sari timur san terbenam dibarat, ini bukanlah gerak hakiki, tapi disebabkan oleh perputaran bumi sekeliling porosnya. matahari tetep berada di tempatnya, gerak setiap titik diatas bumi berlaku dalam satu bidang yang tegak lurus pada poros bumi.
Tempuhan harian matahari dan semua benda langit senantiasa berbentuk lingkaran-lingkaran yang sejajar dengan equator langit itu
7. Sudut waktu
Sudut waktu adalah setiap lingkaran waktu yang membuat sudut dengan lingkaran merindian. semua benda langit yang terletak pada lingkaran waktu yang sama, berlaku hokum bahwa jarak waktu yang memisahkan mereka dari kedudukan mereka sewaktu berkulminasi adalah sama
Sudut waktu berharga positip(+) jika benda langit bersangkutan berkedudukan di belahan lanit sebelh barat berlaku sebaliknya.jika benda langit sedang berkulminasi sudut waktu = 0o. seterusnya besar sudut waktu diukur dengan derajat sudut dari 0o sampai 180o. sudut waku selalu berubah sebanyak ± 15o setiap jam.disebabkan karena gerak harian benda-benda langit yang diakibatkan oleh perputaran bumi pada porosnya, yang berlaku satu kali dalam 24 jam
8. Deklinasi matahari
Deklinasi matahari merupakan data yang cukup penting selain lintang dan bujur tempat-deklinasi matahari adalah jarak posisi matahari dengan equator langit diukur sepanjang lingkaran deklinasi atau lingkaran waktu deklinasi biasanya diberi tada huruf yunani (delta)atau kadang kadang ditulis dengan huruf d kecil.
Deklinasi sebelah utaraa equator diberi tanda positif (+) berlaku sebaliknya.nilai deklinasi dari hai ke hari dalam satu tahun selalu berubah tapi dalam satu tahun sama
9. Azimuth
Azimuth sebuah benda langit ialah jirak dari titik utara ki lingkaran vertikal yang melalui benda langit tersebut, diukur sepanjang lingkaran horizon menurut arah perputaran jarum jam, jadi melalui titik timur, titik selatan,dan titik barat.
Azimuth selalu berubah-ubah oleh karena deklinasi matahari setiap hari berubah pula.dengan demikian berarti, bahwa jika deklinasi matahari berarah utara maka ia terbit dan terbenam senan tiasa sebulah utara lingkaran vertical utama berlaku sebaliknya.
10. Tinggi kulminasi
Apabila mataharisedang berkulminasi, maka kedudukan matahari berada dititik tertingi dalam suatu hari. deklinasi matahari dapat dilambangkan dengan d kecil dan Ø lintang tempat dapat dilambangkan dengan p kecil.
Dengan kata-kata: jarak zenith titik pusat matahari pada saat matahari berkulminasi besarnya sama dengan harga mutlak p-d yang dimksut harga mutlak adalah harga p-d dengan tidak mengindahkan tanda positip dan tanda negatip pada hasilnya
11. Busur siang dan malam
Perubahan deklinasi matahari mengakibatkan pula perubahan dalam perbandingan busur siang dan busur malam sehinga panjang siang tidak sama dalam satu tahun .akan tetapi bagi tempat-tempat yang terletak pada tepat garis khatulistiwa panjang siang dan malam selalu sama. rumus
12. Bayang-bayang
Pada waktu matahari memancarkan sinarnya semua benda yang menonjol diatas permukaan bumi dan kena sinar matahar, sehinggaakan membuat baying. baying-bayang itu akan menjadi amat panjang, makin tinggi kedudukan matahari di langit makin pendeklah baying-bayang itu.
Apabila matahari berkedudukan di zenith, benda-benda yang terpancar tegak lurus pada permukaan bumi dan mepunyai penampung yang rata atu penampang yang paling besar dibawahnya,tidak akan herbayang baying
Secara umum dapat dikatakan ; azimuth matahari senan tiasa berbeda 180odengan azimuth arah baying-bayang. tinggi dan arah azimuth baying-bayang merupakan petunjuk yang sangat berharga tentang kedudukan matahari, dengan perantaranya kita dapat menentukan waktu dan menuntukan kedudukan kita di bumi.
Peredaran benda-benda langit
1. Peredaran hakiki benda-benda langit
Peredaran sebenarnya bejda-benda langit di ketahui seseorang setelah Nicholas Copernicus (1473-1543) mengumandangkan system peredaran bena-benda langit yang disebut “holiosentris” yang artinya matahari adalah sebagai pusat dari peredaran planet-planet. adapun gerakan-gerakan matahari,bumi dan bulan dapat diterangkan sebagai berikut:
a. Gerakan matahari
Matahari berputar pada porosnya dengan arah ricktrograad (mukhalif), yaitu gerakan yang apabila dilihat dari arah utara, matahari berputar pada porosnya dari barat ke timur.oleh karena gerakan matahari ini berlawanan dengan arah jarum jam ,maka terkenal dengan istilah “gerakan anti jarum jam”.sedangkan planet merkurius ,venus, bumi dan yang lain disamping berputar pada porosnya, juga beredar mengelilingi mataharidari nbarat ke timur (gerakan anti jarum jam)
b. Gerakan bumi
Ada dua gerakan bumi yang harus diketahui, yaitu rotasi dan revolusi.rotasi bumi adalah peredaran bumi pada porosnya dari arah barat ke timur. satu kali putaran selama 24 jam. akibat dari rotasi bumi terjadinya siang dan malam dasamping itu mengakibatkan tempat-tempat disebelah timurakan mengalami wwaktu yang lebih dulu dari tempat-tempat sebelah baratnya.perbedaan waktunya adalah 1 jam untuk setiap peredaran 15o bujur, atau 4 menit untuk setiap 1o bujur
2. Peredaran benda-bend langit
Yang dimaksud dengan “peredaran semu” ialah peredaran yang dikaitkan dengan pemandangan mata seseorang, ykni kebalikan dari dari peredaran hakiki
Adapun gerakan matahari dan bulan menurut peredaran semu dapat diterangkan sebagai berikut:
a. Matahari
Pada tanggal 21 Maret matahari beredar tepat pada equator, sehingga pada tanggal tersebut untuk seluruh tempat di permukaan bumi panjang siang dan malamnya sama. Pada tanggal tersebut matahari berkonstelasi pada di “Titik Aries” atau yang dikenal dengan “Titik Bunga” (Vernal Equinox).
b. Bulan
Bulan juga mempunyai peredaran semu yang terlihat setiap hari lebih lambat dari gerakan matahari, padahal peredaran hakikinya lebih dari pada gerakanbumi sebanyak ± 13o. Dengan demikian apabila pada suatu hari kita melihat bulan barudi ufuk barat dengan rupa semu seperti bulan sabit, maka pada hari berikutnya pada waktu yang sama kita melihat bulan lebih tinggi dengan rupa semu yang bertambah besar.
BAB III
WAKTU DAN TEMPAT
Waktu
Secara umum dapat dibedakan kedalam dua jenis yaitu waktu bintang dan waktu matahari.
1. Waktu Bintang
Waktu bintang pada dasarnya adalah waktu yang dihitung berdasarkan besarnya “sudut waktu” bintang (benda langit yang bersangkutan) pada saat tertentu disuatu tempat pada prdaran bumi
2. Waktu Matahari
Digunakan disemua bidang seluruh kehidupan bumi.waktu matahari terbagi menjadi 3 yaitu;
a. Waktu matahari rata-rata
b. Waktu matahari hakiki
c. Waktu matahari setandar
3. Waktu meridian
Waktu surya khakiki dan waktu pertengahan selalu ditinjau dengan cara membandingkan sudut waktu, yang besarnya dihitung dari merindian setempat. sehubungan dengan itu maka kedua macam waktu itu adalah bersifat setempat (local mean time). apabila kita beranjak ke timur atau kebarat, merindian kit berubah dan waktu yang ditinjukkan oleh jam tentu harus berubah pula
4. Waktu Dan Bujur
Bumi berputar pada porosnya seperti jarum jam dari arah kiblat ke timur, akibatnya bahwa bagi suatu tempat di sebelah timur hari lebih siang dibandingkan tempat di ebelah baratnya, yaitu lebih pagi.
5. Perata waktu
Sehubungan dengan perjalanan waktu hakiki tidak tepat maka terdapatlah perbedaan yang selalu berubah-ubah diantara waktu hakiki dan waktu pertengahan. perbedaan waktu tersebut dinamakan perata waktu yang biasanya ditulis dengan huruf e keci (equator of time) , jadi perata waktu itu adalah selisih diantara sudut waktu matahari hakiki dan matahari pertengahan.
6. Lintang Terang
Dengan adanya pancaran matahari, maka bumiterbagi menjadi dua bagian yaitu, bagian yang terang karena mendapat sinar matahari bagian yang gelap yang tidak dapat menyinari matahari. batas antara kedua bagian itu merupakan sebuah lingkaran yang kita namakan lingkaran terang
Perbedaan lintang pada umumnya mengakibatkan perbedaan masuknya waktu bagi berbagai tempat yang terletak pada meridian yang sama, hanya untuk waktu sholat dhuhur saja yang senantiasa masuk pada waktu sama bagi semua tempat yang terletak pada meridianyang sama.
Tempat
1. Lintang dan bujur tempat.
Data lintang dan bujur tempat dapat diambil dari almanac, atlas dan buku-buku falak lainnya yang terpercaya serta dipergunakan oleh masyarakat luas.
Khatulistiwa adalah 0odan titik kutub bumi adalah 90ojadi nilai lintang tempat berkisar pada 0o-90o disebelah utara khatulistiwa disebut lintang utara (LU) diberi tanda positif (+) berlaku sebaliknya.
Bujur tempat biasanya diberi tanda yunani λ ( lamda ) atau kadang-kadang datulis “L” atau “B”. bejurtempat adalah jarak dari tempat dimaksut ke garis bujur yang melalui kota Greenwich dekat London, artinya diukur dari kota Greenwich ke timur dan krbarat sampai pada selat bering, lauten bering dan Alaska.kota grenwich adalah bujur 0o dan selat bering, lautan bering, Alaska adalah bujur 180o jadi nilai bujur tempat berkisar antara 0o-180o di sebelah timur kota grenwich disebut bujur timur (BT) berlaku sebaliknya.
2. Menentukan lintang dan bujur tempat.
Jika suatu tempat tidak disebutkan lintang dan bujurnya pada almanac, atlas atau peta maka dapat dicari dengan cara mencari pensisipan (interpalasi). interpalasi daapat dilakukan dengan mencari harga sisipan dari dua lintang atau bujur yang telah diketahui nilainya secara berimbang.ada beberapa cara untuk mencari lintang dan bujur bempat yang tidak diketahui yautu;
a. Berpedoman pada lintang dan bujur tempat terdekat.
b. Berpedoman pada jarak suatu tempat
c. Berpedoman pada matahari pada saat berkulminasi.
3. Pemindahan waktu
Apabila kita hendak memindah waktu setempat (LMT) menjadi waktu daerah atau sebaliknya kita dapat melakukannya dengan cara mengetahui selisih bujur diantara meridian waktu daerah dan meridian yang bersangkutan
BAB IV
SEGITIGA BOLA
Istilah-Istilah Genometri Dan Rumus Dasar;
1. Sinus (sin) yaitu hasil bagi sisi depan suatu sudut dengan sisi miringnya.
2. Cosinus (cos) adalah hasil bagi suatu sudut dengan sisi miringnya
3. Tangens (tan) suatu sudut ialah hasil bagi sisi depan sudut tersebut dengan sisi apitnya.
4. Cotangens (cotan) suatu sudut adalah hasil bagi sisi apit sudut tersebut dengan sisi depannya.
5. Harga sudut pada tiap kwadran
6. Rumus dasar
Sin A = a/b cossin = 1/sin A
Cos A = c/b sec A = 1/ cos A
Tan A =a/c cotan A = 1/tan A
Segitiga Bola
Bila tiga buah lingkaran besar pada permukaan sebuah bola saling berpotongan-potongan, terjadilah sebuah segi tiga bola itupun dinamakan A, B dan C untuk mencegah keraguan-keraguan, sisi itu diambil yang kurang dari seper dua lingkaran.
Ilmu ukur segitiga , bola mempersoalkan hubungan-hubungan diantara unsur-unsur dari segi tiga bola . dan hokum terpenting ialah
a. Hukum cosinus
cos a = cos b cos c + sin b sin c cos A
b. Hukum sinus
sina/sin A = sinb/sinB = sinc/sinC
Segitiga bola membahas tentang hal-hal sebagai berikut;
1. Hukum cosinus
2. Hukum sinus
3. Tiga sisi
4. Dua sisi dan sudut antaranya
5. Segi tiga bola langit dan
6. Rumus waktu
BAB V
HISAB AWAL WAKTU SHOLAT
Kedudukan dan Tinggi Matahari Pada Awal Waktu Sholat
1. Ketentuan Sara’ Tentang Awal Waktu Sholat
sebagai mana diterangkan dalam hadits nabi SAW pada bab pendahuluan tentang kedudukan dan posisi matahari pada waktu-waktu sholat maka dapat diperinci sebagi berikut;
a. Waktu zuhur
b. Waktu ashar
c. Waktu maghrib
d. Waktu iaya’ dan
e. Waktu subuh
2. Tinggi Matahari
Tinggi matahari biasanya dibrri tanda”h o “ atau kadang-kadang ditulis ‘h’ saja sebagai singkatan dari ‘high’ yang berarti ketinggian, sedangkan 0 adalah matahari. matahari di ukur dari ufuk.
adapun hal-hal yang dibicarakan dalam matahari adalah sebagai berikut;
a. Tinggi matahari dan awal zuhur
b. Tinggi matahari awal asar
c. Tinggi matahari awal maghrib dan akhir subuh dan
d. Tinggi matahari awal isya’ dan subuh
3. Kedudukan Matahari
Apabila kita perhatikanawal atau akhir waktu sholat ditentukan oleh posisi matahari dilihat dari suatu tempat di bumi karena awal zuhur dimulai sejak matahari tergelincir, awal ashar sejak matagari membuat bayang-bayang sama panjang dengan bendanya, awal magrib sejak matahari terbenam, isya’ sejak hilangnya mega merah, awal subuh sejak terhitnya fajar dan akhir subuh sejak matahari terbit.
Dalam menghisab awal waktu sholat yang perlu kita ketahui selain tentang tinggi matahari adalah sebagai berikut;
a. Deklinasi matahari
b. Saat matahari berkulminasi dan
c. Sudut eaktu matahari
d. Ikhtiyat.
Rumus Hisab Awal Waktu Sholat
Rumus awal waktu sholat membicarakan tiga hal yaitu;
1. Langkah-langkah perhitungan
2. Rumus yang dipergunakan dan
3. Cara memindah log sin
Praktek perhitungan
Praktek perhitngan dapat diselesaikan dengan beberapa cara seperti manual,dengan kalkulator dan juga bias dengan computer dalam memper mudah dan mempercepat proses perhitungan.ada dua hal pembahasan mengenai praktek praktek perhitungan yakni;
1. Contoh perhitungan dengan mengunakan logarima
2. Mencari sudut waktu (t)
BAB VI
PENENTUAN ARAH QIBLAT
Pengertian Arah Qiblat
Menurut ulama’ fiqih dalam kitabul fiqih al maadzahibil arba’ah karangan Abdurrahman aljaziri, halaman 194, menyatakan bahwa arah kiblat adalah arah ka’bah atau wujud ka’bah, maka barang siapa yang berada di dekat ka’bah tidak sah sholatnya kecuali menghadap wujud ka’bah dan orang yang jauh dari ka’bah(tidak melihatnya) maka baginya nerijtihad untuk menghadap kiblat (kearah kiblat saja)
Sebelum menentukan arah kiblat, maka terlebih dahulu cara-cara menentukan tempat di permukaan bumi. cara menentukannya adalah dengan cara sebagai berikut;
1. Dengan dua jarak
2. Dengan sudud dan jark dan
3. Dengan dua sudut
Letak Geograis Ka’bah
Yang dimaksud dengan letak geografis ka’bah disini adalah beberapa derajat jarak ka’bah dari khatulistiwayang disebut lintang,dan beberapa derajat jarak ka’bah dari garis membujur yang melintasi kota Greenwich dekat London yang biasa dikenal dengan istilah bujur. untuk dapat data lintang dan bujur ka’bah secara tepat harus diukur ka’bah itu sediri dengan bantuan peredaran harian benda-benda langit.
Cara Menentukan Arah Kiblat
Jika hendak menentukan arah kiblat, maka dapat ditempuh dengan berbagai cara antara lain;
1. Menggunakan ilmu ukur bola.
2. Dengan berpedoman pada titik utara
Praktek perhitungan arah kiblat dari berbagai rumus;
1. Contoh penggunaan rumus (a)
2. Contoh penggunaan rumus (b)
3. Contoh penggunaan contoh (c)
4. Contoh penggunaan rumus (d) dan
5. Contoh penggunaan contoh (e) dan
6. Contoh penggunaan contoh logaritma
Bayang-Bayang Arah Kiblat
Apabila mataharin berkedudukan di lingkaran vertikal qiblat maka baying-bayang tinggi yang tertancap tegak lurus di permukaan bumi yang rata akan mengarah tepat kearah kiblat
Menjadi Apapun Dirimu
Menjadi karanglah, meski tidak mudah. Sebab ia ‘kan menahan sengat binar mentari yang garang. Sebab ia ‘kan kukuh halangi deru ombak yang kuat menerpa tanpa kenal lelah. Sebab ia ‘kan melawan bayu yang keras menghembus dan menerpa dengan dingin yang coba membekukan. Sebab ia ‘kan menahan hempas badai yang datang menggerus terus-menerus dan coba melemahkan keteguhannya. Sebab ia ‘kan berdiri tegak berhari-hari, bertahun-tahun, berabad-abad, tanpa rasa jemu dan bosan.
Menjadi pohonlah yang tinggi menjulang, meski itu tidak mudah. Sebab ia ‘kan tatap tegar bara mentari yang terus menyala setiap siangnya. Sebab ia ‘kan meliuk halangi angin yang bertiup kasar. Sebab ia ‘kan terus menjejak bumi hadapi gemuruh sang petir. Sebab ia ‘kan hujamkan akar yang kuat untuk menopang. Sebab ia ‘kan menahan gempita hujan yang coba merubuhkan. Sebab ia ‘kan senantiasa bebuahan yang manis dan mengenyangkan. Sebab ia ‘kan berikan tempat bernaung bagi burung-burung yang singgah didahannya. Sebab ia ‘kan berikan tempat berlindung dengan rindang daun-daunnya.
Menjadi paus-lah, meski itu tak mudah. Sebab dengan sedikit cipakannya, ia kan menggetarkan ujung samudra. Sebab besar tubuhnya ‘kan menakuti musuh yang coba mengganggu. Sebab sikap diamnya akan membuat tenang laut dan seisinya.
Menjadi elang-lah, dengan segala kejantanannya, meski itu juga tidak mudah. Sebab ia harus melayang tinggi menembus birunya langit. Sebab ia harus melanglang buana untuk mengenal medannya. Sebab ia harus kembali kesarang dengan makanan diparuhnya. Sebab ia harus menukik tajam mencengkeram mangsa. Sebab ia harus menjelajah cakrawala dengan kepak sayap yang membentang gagah.
Menjadi melati-lah, meski tampak tak bermakna. Sebab ia ‘kan tebar harum mewangian tanpa meminta balasan. Sebab ia begitu putih, seolah tanpa cacat. Sebab ia tak pernah iri melihat mawar yang merekah segar. Sebab ia tak takut hadapi angin dengan munil tubuhnya. Sebab ia tak ragu hadapi hujan yang membuatnya basah. Sebab ia tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi. Sebab ia tak pernah rendah diri pada anggrek yang anggun, sebab ia tak pernah dengki pada tulip yang berwarna-warni. Sebab ia tak pernah gentar layu karena pahami hakikat hidupnya.
Menjadi mutiara-lah, meski itu tak mudah. Sebab ia berada di dasar samudra yang dalam. Sebab ia begitu sulit dijangkau oleh tangan-tangan manusia. Sebab ia begitu berharga. Sebab ia begitu indah dipandang mata. Sebab ia tetap bersinar meski tenggelam dikubangan yang hitam.
Menjadi kupu-kupulah, meski itu tak mudah pula. Sebab ia harus melewati proses-proses sulit sebelum dirinya saat ini. Sebab ia lalui semedi panjang tanpa rasa bosan. Sebab ia bersembunyi dan menahan diri dari segala yang menyenangkan, hingga kemudia tiba saat untuk keluar.
Karang akan hujan, terik sinar mentari, badai, juga gelombang. Elang akan menembus lapis langit, mengangkasa jauh, melayang tinggi dan takkan pernah lelah untuk terus mengembara dengan bentangan sayapnya. Paus akan menggetarkan samudra hanya dengan sedikit getaran. Pohon akan hadapi petir, deras hujan, silau matahari, namun selalu menaungi. Melati ikhlas ‘tuk selalu menerima keadaannya, meski tak terhitung pula bunga-bunga lain denagn segala kecantikannya. Kupu-kupu berusaha bertahan, meski saat-saat diam adalah kejenuhan. Mutiara tak memudar kelam, meski pekat linkungan mengepungnya di kiri-kanan, depan dan belakang.
Tapi karang menjadi kokoh dengan segala ujian. Elang menjadi tangguh tak hiraukan lelah tatkala terbang melintasi bermilyar kilo bentang cakrawala. Paus menjadi kuat dengan besar tubuhnyadalam luas samudra. Pohon tetap menjadi naungan meski a hadapi beribu gangguan. Melati menjadi bijak dengan dada yang lapang, dan justru terlihat indah dengan segala kesederhanaan. Mutiara tetap bersinar dimanapun ia terletak, dimanapun ia berada. Kupu-kupu hadapi cerah dunia meskipun lalui perjuangan panjang dalam kesendirian.
Menjadi apapun dirimu… bersyukurlah selalu. Sebab kau yang paling tau siapa dirimu. Sebab kau yakini kekuatanmu. Sebab kau sadari kelemahanmu. Jadilah karang yang kokoh, elang yang perkasa, paus yang besar, pohon yang menjulang dengan akar yang menghujam, melati yang senantiasa mewangi, mutiara yang indah, kupu-kupu, atau apapun yang kau mau. Tapi, tetaplah sadari kehambaanmu.
Menjadi pohonlah yang tinggi menjulang, meski itu tidak mudah. Sebab ia ‘kan tatap tegar bara mentari yang terus menyala setiap siangnya. Sebab ia ‘kan meliuk halangi angin yang bertiup kasar. Sebab ia ‘kan terus menjejak bumi hadapi gemuruh sang petir. Sebab ia ‘kan hujamkan akar yang kuat untuk menopang. Sebab ia ‘kan menahan gempita hujan yang coba merubuhkan. Sebab ia ‘kan senantiasa bebuahan yang manis dan mengenyangkan. Sebab ia ‘kan berikan tempat bernaung bagi burung-burung yang singgah didahannya. Sebab ia ‘kan berikan tempat berlindung dengan rindang daun-daunnya.
Menjadi paus-lah, meski itu tak mudah. Sebab dengan sedikit cipakannya, ia kan menggetarkan ujung samudra. Sebab besar tubuhnya ‘kan menakuti musuh yang coba mengganggu. Sebab sikap diamnya akan membuat tenang laut dan seisinya.
Menjadi elang-lah, dengan segala kejantanannya, meski itu juga tidak mudah. Sebab ia harus melayang tinggi menembus birunya langit. Sebab ia harus melanglang buana untuk mengenal medannya. Sebab ia harus kembali kesarang dengan makanan diparuhnya. Sebab ia harus menukik tajam mencengkeram mangsa. Sebab ia harus menjelajah cakrawala dengan kepak sayap yang membentang gagah.
Menjadi melati-lah, meski tampak tak bermakna. Sebab ia ‘kan tebar harum mewangian tanpa meminta balasan. Sebab ia begitu putih, seolah tanpa cacat. Sebab ia tak pernah iri melihat mawar yang merekah segar. Sebab ia tak takut hadapi angin dengan munil tubuhnya. Sebab ia tak ragu hadapi hujan yang membuatnya basah. Sebab ia tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi. Sebab ia tak pernah rendah diri pada anggrek yang anggun, sebab ia tak pernah dengki pada tulip yang berwarna-warni. Sebab ia tak pernah gentar layu karena pahami hakikat hidupnya.
Menjadi mutiara-lah, meski itu tak mudah. Sebab ia berada di dasar samudra yang dalam. Sebab ia begitu sulit dijangkau oleh tangan-tangan manusia. Sebab ia begitu berharga. Sebab ia begitu indah dipandang mata. Sebab ia tetap bersinar meski tenggelam dikubangan yang hitam.
Menjadi kupu-kupulah, meski itu tak mudah pula. Sebab ia harus melewati proses-proses sulit sebelum dirinya saat ini. Sebab ia lalui semedi panjang tanpa rasa bosan. Sebab ia bersembunyi dan menahan diri dari segala yang menyenangkan, hingga kemudia tiba saat untuk keluar.
Karang akan hujan, terik sinar mentari, badai, juga gelombang. Elang akan menembus lapis langit, mengangkasa jauh, melayang tinggi dan takkan pernah lelah untuk terus mengembara dengan bentangan sayapnya. Paus akan menggetarkan samudra hanya dengan sedikit getaran. Pohon akan hadapi petir, deras hujan, silau matahari, namun selalu menaungi. Melati ikhlas ‘tuk selalu menerima keadaannya, meski tak terhitung pula bunga-bunga lain denagn segala kecantikannya. Kupu-kupu berusaha bertahan, meski saat-saat diam adalah kejenuhan. Mutiara tak memudar kelam, meski pekat linkungan mengepungnya di kiri-kanan, depan dan belakang.
Tapi karang menjadi kokoh dengan segala ujian. Elang menjadi tangguh tak hiraukan lelah tatkala terbang melintasi bermilyar kilo bentang cakrawala. Paus menjadi kuat dengan besar tubuhnyadalam luas samudra. Pohon tetap menjadi naungan meski a hadapi beribu gangguan. Melati menjadi bijak dengan dada yang lapang, dan justru terlihat indah dengan segala kesederhanaan. Mutiara tetap bersinar dimanapun ia terletak, dimanapun ia berada. Kupu-kupu hadapi cerah dunia meskipun lalui perjuangan panjang dalam kesendirian.
Menjadi apapun dirimu… bersyukurlah selalu. Sebab kau yang paling tau siapa dirimu. Sebab kau yakini kekuatanmu. Sebab kau sadari kelemahanmu. Jadilah karang yang kokoh, elang yang perkasa, paus yang besar, pohon yang menjulang dengan akar yang menghujam, melati yang senantiasa mewangi, mutiara yang indah, kupu-kupu, atau apapun yang kau mau. Tapi, tetaplah sadari kehambaanmu.
Sabtu, 06 Februari 2010
salju
aq cinta salju, aq cinta putihnya dalam kesunyian
salju memberikan ketenangan untuk batin q
untuk batin q yang sedang gundah
untuk batin q yang sedang dilanda kesepian
entah sampai kapan hati ini kan terus merasa kesepian
tak ada teman yang menghibur
hanya salju yang mau menemani q
walau q tau bahwa mustahil disini ada salju
tapi q merindukannya
salju memberikan ketenangan untuk batin q
untuk batin q yang sedang gundah
untuk batin q yang sedang dilanda kesepian
entah sampai kapan hati ini kan terus merasa kesepian
tak ada teman yang menghibur
hanya salju yang mau menemani q
walau q tau bahwa mustahil disini ada salju
tapi q merindukannya
ROLE OF MUSIC FOR CHILD DEVELOPMENT
In raising children, many important factors that support its development. Parents parenting is a major factor. However, external factors also can help, one of them througt music.
Many studies have been published in recent years, reinforcing the reason that music lessons have a positive effect on children’s brain development. So, wiil either happen when an early age, our baby can be introduced to the music.
The ideak age to begin music lesson between 3-6 years. Age is the best time for the development of hearing. Moved to 8-9 years of age, right and left brain. When given to music education before the age of 8 years, it can help imprve the intelligence of children.
Music is believed to help the child’s mental development, improve physical coordination, and increase language skiils.
In addition to music can help to imprve mathematical skiils and social, to train memory and creativity baby.
An early age is a good moment to introduce music. Music courses have many benefits, ranging from brain development to control the children’s emotions. Other benefits, increased social skiils begins with the child’s interactions with teachers and with friends in the course.
Many studies have been published in recent years, reinforcing the reason that music lessons have a positive effect on children’s brain development. So, wiil either happen when an early age, our baby can be introduced to the music.
The ideak age to begin music lesson between 3-6 years. Age is the best time for the development of hearing. Moved to 8-9 years of age, right and left brain. When given to music education before the age of 8 years, it can help imprve the intelligence of children.
Music is believed to help the child’s mental development, improve physical coordination, and increase language skiils.
In addition to music can help to imprve mathematical skiils and social, to train memory and creativity baby.
An early age is a good moment to introduce music. Music courses have many benefits, ranging from brain development to control the children’s emotions. Other benefits, increased social skiils begins with the child’s interactions with teachers and with friends in the course.
Langganan:
Komentar (Atom)